Medan Terkini
Taman Buaya Medan Diserbu Wisatawan di Hari Lebaran, Kunjungan Naik 25 Persen
Memasuki hari ketiga perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, destinasi wisata keluarga di Kota Medan mulai dipadati pengunjung.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Memasuki hari ketiga perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, destinasi wisata keluarga di Kota Medan mulai dipadati pengunjung.
Salah satu lokasi yang mengalami lonjakan signifikan adalah Taman Buaya Medan atau yang dikenal sebagai Penangkaran Buaya Asam Kumbang, Senin (23/3/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejak pagi hingga siang hari, arus wisatawan terus berdatangan ke kawasan yang berada di Jalan Bunga Raya II, Kelurahan Asam Kumbang tersebut. Pengunjung yang datang didominasi keluarga yang memanfaatkan momen libur Lebaran untuk berekreasi bersama.
Tidak hanya sekadar melihat ratusan buaya yang menjadi daya tarik utama, para wisatawan juga tampak menikmati berbagai fasilitas tambahan yang kini disediakan pengelola. Sejumlah wahana seperti golf cart dan sepeda listrik roda tiga menjadi pilihan favorit pengunjung untuk berkeliling area taman dengan lebih nyaman.
Selain itu, suasana wisata semakin semarak dengan kehadiran berbagai tenant makanan yang menawarkan beragam kuliner. Banyak pengunjung terlihat bersantai sambil menikmati hidangan bersama keluarga di dalam kawasan wisata tersebut.
Koordinator Operasional Taman Buaya Medan, Rizal, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan pada hari ketiga Lebaran ini mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa maupun akhir pekan.
“Untuk lonjakan wisatawan ke penangkaran buaya ini memang meningkat dibanding hari-hari biasa dan weekend. Saat ini tercatat sudah sekitar 25 persen peningkatannya,” kata Rizal kepada Tribun Medan.
Ia menjelaskan, peningkatan ini dipengaruhi oleh momentum Lebaran yang masih dimanfaatkan masyarakat untuk bersilaturahmi. Namun, ia memprediksi lonjakan yang lebih besar akan terjadi pada hari ketiga hingga kelima Lebaran.
“Biasanya di hari kedua masyarakat masih bersilaturahmi ke rumah saudara. Kemungkinan di hari ketiga, keempat, dan kelima Lebaran, kunjungan ke tempat wisata akan lebih tinggi lagi,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung, pihak pengelola juga telah menambah sejumlah fasilitas dan wahana pendukung. Di antaranya seperti becak Viar dan mobil-mobilan remote yang mulai dioperasikan guna memberikan pengalaman rekreasi yang lebih beragam, khususnya bagi anak-anak.
“Kalau di hari biasa, wahana seperti ini jarang kami keluarkan karena pengunjung tidak terlalu ramai. Tapi di momen libur Lebaran, kami siapkan lebih banyak agar pengunjung bisa menikmati fasilitas yang ada,” tambah Rizal.
Lebih lanjut, pihak pengelola juga berencana mengembangkan kawasan ini menjadi taman bermain anak yang lebih lengkap di masa mendatang. Transformasi tersebut diharapkan mampu mengubah citra penangkaran buaya menjadi destinasi wisata keluarga yang modern dan nyaman.
Rizal pun menyebut, respons pengunjung terhadap perubahan yang dilakukan sejauh ini cukup positif. Banyak wisatawan yang merasa puas dengan fasilitas yang ada dan menilai kawasan tersebut kini jauh lebih tertata dibanding sebelumnya.
“Kami berharap pengunjung bisa merasa puas. Banyak yang bilang sekarang sudah jauh berubah dari penangkaran yang lama, lebih nyaman dan menyenangkan. Itu yang ingin terus kami tingkatkan,” pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)
| Makna Lebaran Menurut Wali Kota Medan, Rico Waas Ajak Warga Tatap Masa Depan dengan Hati Positif |
|
|---|
| Presiden Prabowo Subianto Bagikan 1000 Paket Sembako ke Masyarakat Kota Medan |
|
|---|
| Waspada! Pasang Rob Diprediksi Capai 2,7 Meter di Perairan Belawan di Periode 18-23 Maret 2026 |
|
|---|
| Jambret Sadis di Lampu Merah Krakatau Medan Ditangkap, Bikin Korban Jatuh Hingga Tak Sadarkan Diri |
|
|---|
| Jumlah Kendaraan Lalui Jalur Ajibata-Ambarita Meningkat 78 Persen, Berikut Keterangan ASDP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suasana-Taman-Buaya-Medan-atau-yang-dikenal-sebagai-Penangkaran-Buaya.jpg)