Medan Terkini
Dua Kelompok Jemaah Umrah dari Medan Masih di Tanah Suci, Travel Sebut akan Pulang Sesuai Jadwal
Konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah beberapa hari terakhir, menimbulkan gejolak yang cukup signifikan.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah beberapa hari terakhir, menimbulkan gejolak yang cukup signifikan.
Tak hanya urusan militer, bahkan sejumlah lini turut mengalami gangguan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran sejak beberapa hari lalu.
Khusus untuk pelaksanaan ibadah umrah yang menggunakan aktivitas penerbangan dari Indonesia menuju ke Mekkah, Arab Saudi diketahui belum berdampak.
Dimana, sejauh ini diketahui sejunlah travel dari Kota Medan masih melayani keberangkatan ibadah umrah ke Tanah Suci.
Seperti yang diungkapkan oleh Afriza, salah satu petugas dari Darul Umroh Alharamain Kota Medan mengungkap sejauh ini pihaknya melayani tiga kelompok keberangkatan jemaah umrah. Dimana, satu di antaranya sudah kembali ke Kota Medan beberapa hari lalu sedangkan dua kelompok lainnya masih berada di Tanah Suci.
"Dari sebelum perang kemarin, ada yang berangkat. Saat ini tinggal dua kelompok lagi yang masih di Mekkah. Satu kelompoknya sekitar 40 orang," ujar Afriza, Senin (2/3/2026).
Dijelaskan Afriza, sejauh ini ketiga kelompok jemaah yang brangkat dari travel yang terletak di Kecamatan Medan Johor ini kembali ke Indonesia sesuai dengan jadwal yang sebelumnya telah ditentukan. Dimana, untuk dua kelompok lainnya nantinya akan kembali di waktu yang berbeda sesuai dengan program umrah yang dipilih.
"Sejauh ini masih aman, jemaah juga pulang sesuai jadwal. Semalam baru saja satu kelompok kita pulang sekitar 30 orang. Kalau yang masih di sana, ada yang paket 12 hari tanggal 10 nanti sampai Medan ada juga yang paket full Ramadan tanggal 20 atau 21 sampai Medan," ucapnya.
Ketika ditanya bagaimana kondisi terkini para jemaah yang masih berada di Tanah Suci, dirinya menjelaskan berdasarkan informasi yang didapat dari para petugas yang mendampingi jemaah semua berjalan dengan lancar. Selama proses pelaksanaan ibadah umrah, situasi di Arab Saudi juga belum terlalu terdampak dengan situasi panasnya hubungan antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
"Tiap hari kita komunikasi dengan yang di sana, alhamdulillah semua berjalan lancar tidak ada kendala," katanya.
Untuk memastikan semua jemaah dalam keadaan aman, Afriza mengaku jika sejauh ini pihaknya juga telah diminta untuk kembali melaporkan manifes atau catatan seluruh jemaah yang berangkat.
Dimana, data tersebut dininta oleh asosiasi agen travel umrah yang nantinya data tersebut dikumpulkan ke pemerintah melalui Kementrian Haji dan Umrah.
(mns/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Diancam Parang dalam Angkot di Medan, Dua Penumpang Wanita Nekat Melompat dan Satu Tak Sadarkan Diri |
|
|---|
| Dewa 19 Bakal Guncang Medan di Melofest Vol. 2, Baladewa Antusias Nantikan Konser |
|
|---|
| Sedot Anggaran Rp1,6 Miliar, Wali Kota Medan Rico Waas Soroti Venue MTQ ke-59 Medan Masih Berlumpur |
|
|---|
| Diduga Mencuri Buah Matoa, Seorang Pria di Medan Labuhan Tewas Dianiaya dengan Tangan Terikat |
|
|---|
| Hindari Lubang, Truk Tronton Hantam Mobil Mercy hingga Ringsek di Jalan Setia Budi Medan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Jamaah-umrah-asal-Medan-berfoto-bersama-di-kawasan-Mekkah-dengan-latar-suasana-1.jpg)