Ramadan 2026
Ramadan di Rutan Perempuan Medan: Dakwah Habib Ahmad Al Habsyi Bikin Warga Binaan Menangis
Puluhan warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut tampak khusuk mendengarkan ceramah yang disampaikan.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Suasana haru menyelimuti kegiatan Safari Ramadan di Rutan Perempuan Kelas IIA Medan, Selasa (24/2/2026) siang.
Kehadiran pendakwah nasional, Habib Ahmad Al Habsyi, sukses membawa warga binaan pemasyarakatan (WBP) hanyut dalam tausiyah yang menyentuh hati hingga tak kuasa menahan air mata.
Puluhan warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut tampak khusuk mendengarkan ceramah yang disampaikan.
Sesekali Habib Ahmad menyelipkan materi candaan di tengah dakwahnya, namun tak lama kemudian suasana berubah haru saat ia mengajak para hadirin untuk merenung atas segala khilaf dan kesalahan di masa lalu.
Momen perenungan itulah yang membuat suasana menjadi begitu emosional.
Tidak sedikit warga binaan yang terlihat meneteskan air mata, bahkan beberapa di antaranya menangis tersedu-sedu saat Habib Ahmad menuntun mereka untuk bertaubat di bulan suci Ramadan.
Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Medan, Rahayu Setyoreni, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak rutan dengan Komunitas Riau Mengaji.
Safari Ramadan ini digelar dengan tujuan membekali warga binaan secara mental dan spiritual di bulan yang penuh kebaikan.
"Kami ingin memberi ruang kepada mereka (warga binaan) dalam memperbaiki diri selama Ramadan ini. Dan ini merupakan momentum yang baik bagi warga binaan kita untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui kegiatan-kegiatan keagamaan ini," ucap Rahayu saat dikonfirmasi awak media.
Menariknya, semangat berbagi dan meraih berkah Ramadan juga terlihat dari aksi para warga binaan.
Di penghujung acara, Habib Ahmad Al Habsyi mengajak para hadirin untuk berwakaf Al-Qur'an.
Wakaf tersebut rencananya akan disalurkan kepada santri penghafal Qur'an di seluruh Indonesia serta masyarakat yang membutuhkan.
Ajakan tersebut mendapat sambutan hangat. Para warga binaan dan pegawai rutan berlomba-lomba berpartisipasi dalam kegiatan wakaf tersebut.
"Kita juga tadi melakukan wakaf Al-Qur'an yang diikuti hampir seluruh warga binaan. Dan Alhamdulillah tadi terkumpul sekitar empat ratus lebih Al-Qur'an yang diwakafkan oleh warga binaan dan pegawai rutan," pungkasnya.
(Cr9/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Selama Ramadan, Polrestabes Medan Catat Angka Kriminal Jalanan Turun 14 Persen |
|
|---|
| Sejarah Masjid Al-Ghaudiyah Medan yang Namanya Diambil dari Perkampungan di Negara Iran |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah 28 Ramadan 2026 Kota Medan: Waktu Sahur dan Buka Puasa 18 Maret 2026 |
|
|---|
| Jadwal Sidang Isbat Menetapkan 1 Syawal Idul Fitri 1447 H, Disiarkan Langsung Kementerian Agama |
|
|---|
| Kisah Hidup Eko Sopianto, Tobat dari Dunia Hitam dan Kini Miliki Sekolah Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Puluhan-warga-binaan-yang-mengikuti-kegiatan.jpg)