Kebakaran di Jalan Yos Sudarso
Damkar Medan Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Kebakaran Pabrik Swallow: 90 Persen Hangus
Sejak saat itu, petugas pemadam kebakaran terus berjibaku memadamkan Si Jago Merah yang dengan cepat melahap bangunan pabrik.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUNMEDAN.com, MEDAN – Kebakaran hebat yang melanda pabrik sandal Swalow di Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, menyisakan kepulan asap tebal dan puing-puing gosong dari bangunan yang nyaris rata dengan tanah.
Meski api berkobar selama berjam-jam, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban jiwa. Mudah-mudahan sampai proses pemadaman selesai tetap nihil,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Damkarmat Kota Medan, Wandro Malau, Rabu (28/1/2026).
Api pertama kali dilaporkan pada Selasa (27/1/2026) malam sekitar pukul 21.40 WIB.
Sejak saat itu, petugas pemadam kebakaran terus berjibaku memadamkan Si Jago Merah yang dengan cepat melahap bangunan pabrik.
Material karet dan bahan bakar mudah terbakar di dalam pabrik membuat api sulit dikendalikan dan kerap kembali membesar meski telah disemprot air. Bahkan api baru benar-benar padam pada Rabu sore, dan masih pendinginan.
Kata Wandro sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari markas komando dan seluruh unit pelaksana teknis Pemko Medan. Bantuan juga datang dari berbagai pihak, termasuk dari Polri.
“Dua unit mobil pemadam dari provinsi, satu unit dari Brimob, satu unit dari Kota Binjai, serta dua mobil pemadam milik pihak swasta ikut membantu,” kata Wandro.
Hingga Rabu pagi api sempat masih terlihat berkobar di bagian dalam bangunan pabrik. Petugas belum dapat memastikan total luas area yang terbakar karena proses pemadaman masih berlangsung.
“Api pagi sempat masih berkobar di dalam. Luas yang terbakar belum bisa kami hitung,” ujarnya.
Data dari Pusat Data dan Informasi Damkarmat Medan menyebutkan pabrik yang terbakar merupakan pabrik sandal Swallow. Hal ini dibenarkan Manager Pusdalops-PB BPBD Kota Medan, Ahmad Untung Lubis.
“Bangunan pabrik terbakar hingga 90 persen. Kerusakan sangat parah. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan korban jiwa nihil,” ujar Ahmad.
Hingga Rabu petang, petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi, berusaha mendinginkan area dan mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya. Mobil pemadam terlihat silih berganti keluar masuk area pabrik, sementara petugas dengan perlengkapan lengkap menembus panas ekstrem dan asap pekat.
Peristiwa kebakaran besar ini menyita perhatian warga. Sejumlah pengendara dan masyarakat sekitar tampak berhenti di pinggir jalan untuk menyaksikan langsung bangunan pabrik yang masih membara di tengah gelapnya malam.
Sementara itu, Kepolisian Daerah Sumatera Utara memastikan penyelidikan menyeluruh akan dilakukan. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, mengatakan tim gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan dan Laboratorium Forensik akan turun langsung ke lokasi.
“Tim akan melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengambil sampel untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” kata Ferry.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Penyebab Kebakaran Pabrik Sandal Swallow, Polsek Medan Labuhan: Masih Penyelidikan |
|
|---|
| Kebakaran Pabrik Swallow di Medan Terjadi Saat Jam Istirahat, Manajemen Pastikan Tak Ada Korban Jiwa |
|
|---|
| Kebakaran Pabrik Sandal dan Boneka di Medan, Ratusan Pekerja Terancam Kehilangan Mata Pencaharian |
|
|---|
| Asap Tebal Kebakaran Pabrik Sandal Mulai Ganggu Penglihatan dan Pernapasan Pengendara |
|
|---|
| Jalur Medan-Belawan Padat Banyak Warga Nonton Kebakaran, Polsek Medan Barat Buka Tutup Jalur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Petugas-Damkar-melakukan-pendinginan-lokasi-pabrik.jpg)