Breaking News

Kebakaran di Jalan Yos Sudarso

Jalur Medan-Belawan Padat Banyak Warga Nonton Kebakaran, Polsek Medan Barat Buka Tutup Jalur

Antisipasi kepadatan lalulintas di jalur pabrik sandal terbakar, Polsek Medan Barat buka tutup jalur.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Tria Rizki

Jalur Medan-Belawan Padat Banyak Warga Nonton Kebakaran, Polsek Medan Barat Buka Tutup Jalur

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - 12 jam pascakebakaran yang menghanguskan pabrik sandal di Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, api masih belum benar-benar padam. Amatan www.tribun-medan.com, asap tebal berwarna hitam masih terlihat membumbung tinggi di sekitar lokasi kebakaran. 

Kebakaran hebat yang terjadi mulai sekira pukul 22.10 WIB malam tadi, masih menjadi tontotan masyarakat sekitar maupun pengendara yang melintas. Di sepanjang jalur di depan pabrik yang terbakar, tampak masyarakat masih berkerumun melihat kondisi terkini kebakaran ini. 

Akibatnya, membuat arus lalu lintas dari Kota Medan menuju Belawan mengalami ketersendatan. Bahkan, tak jarang unit pemadam kebakaran yang akan menuju ke titik kebakaran terkendala akibat padatnya lalu lintas. 

Untuk mengantisipasi lalu lintas semakin padat, pihak kepolisian diketahui sudah melakukan rekayasa lalu lintas. Seperti yang terpantau di simpang flyover Brayan, Kecamatan Medan Barat, sejumlah personel Polsek Medan Barat bersiaga mengatur lalu lintas di pintu masuk Kota Medan. 

Berdasarkan keterangan dari Kanit Lantas Polsek Medan Barat Krismanto Sinaga, dari hasil koordinasi dengan Polsek Medan Labuhan tadi sempat dilakukan sistem contraflow dari arah Belawan. Sehingga, pihaknya melakukan penutupan jalur di simpang Brayan. 

"Ya tadi sudah kita buat sistem buka tutup, karena tadi untuk memperlancar lalu lintas dibuat contraflow dari Belawan," ujar Krismanto, Rabu (28/1/2026). 

Dikatakan Krismanto, penutupan jalur di simpang Brayan juga dilakukan mengingat kondisi lalu lintas dari arah Medan menuju Belawan sudah semakin padat. Bahkan, tadinya kepadatan sudah mengular hingga ke Simpang Brayan dimana kendaraan yang datang dari arah Marelan sudah tak bisa jalan. 

"Ekornya (ujung kepadatan), sudah sampai simpang ini tadi. Makanya kita tutup dulu supaya bisa lancar kendaraan yang dari sini," ungkapnya. 

Melihat kondisi kebakaran yang masih dalam penanganan, diperkirakan masih banyak masyarakat maupun pengendara yang akan memadati jalur ini. Sehingga pihaknya mengimbau kepada masyarakat dan pengendara, agar selalu berhati-hati dan diimbau untuk tidak berhenti di badan jalan.

(mns/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved