Medan Terkini

Muryanto Amin Dilantik Kembali Jadi Rektor USU, Berikut Janjinya di Periode 2026-2031

Prof Dr Muryanto Amin resmi kembali memimpin Universitas Sumatera Utara (USU) untuk periode 2026–2031. 

|
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PELANTIKAN - Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Sumatera Utara, Jenderal Polisi (Purn.) Agus Andrianto, mengambil sumpah jabatan Prof Dr Muryanto Amin, S.Sos, M.Si saat pelantikan Rektor USU periode 2026–2031 di Auditorium USU, Medan, Rabu (28/1/2026). Muryanto Amin resmi menjabat untuk periode kedua dengan komitmen melanjutkan transformasi dan penguatan daya saing global Universitas Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Prof Dr Muryanto Amin resmi kembali memimpin Universitas Sumatera Utara (USU) untuk periode 2026–2031. 

Dalam masa jabatan keduanya, Muryanto menegaskan komitmen membawa USU bertransformasi lebih agresif melalui inovasi, kolaborasi, dan diferensiasi lokal agar mampu bersaing di tengah hiperkompetisi global.

Pelantikan Prof Muryanto Amin sebagai Rektor USU ke-17 dilakukan oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USU, Jenderal Polisi (Purn.) Agus Andrianto, di Auditorium USU, Rabu (28/1/2026). 

Pelantikan tersebut menandai dimulainya babak baru kepemimpinan USU setelah fondasi internasionalisasi diletakkan pada periode sebelumnya.

Dalam sambutannya, Muryanto mengibaratkan perjalanan USU seperti balapan mobil. 

Periode 2021–2026 disebutnya sebagai “lap pertama” yang berhasil membawa USU masuk ke berbagai pemeringkatan dunia, seperti QS World University Rankings (QS WUR), Times Higher Education (THE WUR), hingga THE Impact Rankings.

“Di lap kedua 2026–2031, tantangannya jauh lebih berat. Dunia bergerak cepat dan penuh ketidakpastian. Karena itu, kita tidak bisa berlari dengan cara yang sama seperti kampus-kampus besar dunia. Kita harus menciptakan strategi sendiri dengan menonjolkan keunggulan lokal yang relevan secara global,” ujar Muryanto.

Ia menegaskan, transformasi USU ke depan tidak hanya bertumpu pada publikasi akademik, tetapi juga pada riset yang solutif, inovasi berdampak, serta kerja tim yang solid di seluruh lini universitas.

“Semua unsur harus menjadi satu kesatuan. Hanya dengan inovasi, cara-cara baru, kerja keras, dan disiplin tanpa henti, USU akan tetap diperhitungkan dalam arena hiperkompetisi,” tegasnya.

Ketua MWA USU Agus Andrianto dalam arahannya menekankan bahwa rektor bukan sekadar pemegang mandat administratif, melainkan penentu arah masa depan universitas. 

Ia pun menitipkan pesan strategis kepada Muryanto Amin untuk memperkuat tata kelola yang transparan dan berintegritas, meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah, industri, mitra global, alumni, dan masyarakat.

“Tidak ada yang kalah dan tidak ada yang menang dalam proses pemilihan rektor. Yang harus menang adalah Universitas Sumatera Utara,” kata Agus Andrianto.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof Dr Fauzan, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, alumni, hingga mitra industri.

Pada kesempatan yang sama, USU juga dipercaya menjadi ketua Konsorsium Nasional Perguruan Tinggi untuk Ketahanan Bencana Alam, yang melibatkan 10 perguruan tinggi negeri di Indonesia. 

Penunjukan ini memperkuat posisi USU dalam kontribusi strategis terhadap isu nasional dan global.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved