Medan Terkini

HRD Pabrik Swallow di Medan Bantah Isu 35 Korban Jiwa dalam Kebakaran, 255 Karyawan Selamat

Munculnya api yang cukup besar di salah satu Gudang penyimpanan, membuat para karyawan yang bekerja harus dievakuasi.

TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan
KEBAKARAN DI MEDAN - Maya Novianty, HRD PT Garuda Mas Perkasa, mengungkap tidak ada korban jiwa di dalam pabrik sandal di Kalan KL. Yos Sudarso, km, 6.5, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. Rabu (28/1/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Munculnya api yang cukup besar di salah satu Gudang penyimpanan, membuat para karyawan yang bekerja harus dievakuasi.

Peristiwa kebakaran ini terjadi di PT Garuda Mas Perkasa di Jalan KL. Yos Sudarso, km, 6.5, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 21.50 WIB.

Menurut, Maya Novianty, HRD PT Garuda Mas Perkasa,
mengungkap bahwa gudang yang terbakar merupakan tempat penyimpanan seperti boneka, sandal yang akan di diperjualbelikan.

Ia mengatakan, pabrik yang hangus terbakar ini memproduksi Sandal Swallow serta Brand Swallow.

Lebih lanjut, HRD menjelaskan, sebelumnya pabrik Swallow ini mempekerjakan karyawan sebanyak 3 shift. Namun dikarenakan banjir besar yang melanda pabrik tersebut membuat mesin produksi mengalami kerusakan.

"Sekarang juga, baru aja kebanjiran, jadi juga mesin produksi kita baru 2 atau 1 yang bisa. Belum normal karena tanggal 27 November 2025, jadi belum maksimal. 

"Karena baru 2 bulan dirumahkan pasca banjir itu. Kita di sini tiga shift. Jadi shift 3 udah nggak bisa masuk lagi, karena di sana udah ditutup," ucap Maya Novianty, HRD PT Garuda Mas Perkasa, saat ditemui Tribun Medan, Rabu (28/1/2026).

Ia mengatakan, bahwa para karyawan yang bekerja di pabrik Swallow ini tidak ada yang menjadi korban kebakaran.

Maya pun bingung dengan beredarnya informasi di media sosial, sebanyak 25 orang yang menjadi korban jiwa.

"Kalau tentang karyawan nggak ada. Jadi, informasi yang simpang siur, bikin kita pusing. Ada korban jiwa, 35 orang, padahal tidak ada, membuat kita pun bingung ya, siapa yang jadi korbannya," ujarnya.

Maya menyebutkan, para karyawan yang bekerja di pabrik Swallow ini sebanyak 255 orang. Akibatnya kebakaran yang menghanguskan seluruh pabrik ini membuat banyak karyawan yang harus dirumahkan.

"Ya pastilah libur saat ini, Semua sudah terbakar," lanjutnya.

Ia menjelaskan, saat itu karyawan yang berkerja itu masuk shift ke 2, sebanyak 70 orang karyawan.

Hingga kini, pihaknya masih belum mengetahui total kerugian material yang menghanguskan seluruh pabrik.

(Cr9/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved