Prakiraan Cuaca

Cuaca di Sumut 6 Januari 2026, BMKG Prakirakan Pakpak Bharat Hujan Siang dan Sore Hari

BMKG Wilayah I Medan memperkirakan cuaca di Sumut hari ini 6 Januari 2026 masih berpotensi hujan ringan di Pakpak Bharat.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest/Rahmad
MENDUNG- Kondisi sebuah wilayah di Indonesia yang tampak mendung ditutupi awan gelap. 

Ringkasan Berita:
  • BMKG Wilayah I Medan menyebut bahwa cuaca Sumut hari ini, 6 januari 2026 masih berpotensi dilanda hujan ringan hingga sedang
  • Pada pagi hari, hampir semua wilayah Sumatera Utara terpantau berawan
  • Siang dan sore, ada beberapa wilayah yang berpotensi dilanda hujan ringan seperti Pakpak Bharat 
  • Pada dinihari, wilayah yang berpotensi dilanda hujan sedang adalah Mandailing Natal 

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Putri Diana, prakirawan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan menyebutkan bahwa cuaca di Sumut 6 Januari 2026 masih berpotensi dilanda hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah.

Namun, kata Putri, tidak semua wilayah bakal terjadi hujan dengan intensitas ringan maupun sedang.

Berdasarkan pemantauan BMKG, pada pagi hari kondisi di hampir seluruh wilayah Sumatera Utara relatif berawan.

Baca juga: Cuaca Sumut Hari Ini 5 Januari 2026, BMKG Prediksi Mandailing Natal Berpotensi Hujan Ringan

HUJAN RINGAN- Kondisi sebuah wilayah di Indonesia yang dilanda hujan ringan. Tampak jalanan terlihat basah akibat hujan tersebut.
HUJAN RINGAN- Kondisi sebuah wilayah di Indonesia yang dilanda hujan ringan. Tampak jalanan terlihat basah akibat hujan tersebut. (Pinterest/bigèill)

Prakiraan cuaca ini ditulis pukul 06.55 WIB, berdasarkan unggahan BMKG di akun Instagram resminya @infobmkgsumut. 

"Siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah Sumatera Utara, dengan potensi hujan sedang dapat terjadi di wilayah Pakpak Bharat, Samosir, Tapanuli Tengah, Asahan, Humbang Hasundutan, serta sekitarnya," kata Putri.

Lalu, lanjut Putri, untuk malam hari, kondisi cuaca yang sama masih berpotensi di wilayah Pakpak Bharat dan sekitarnya.

Jika merujuk pantauan yang ada, cuaca dinihari nanti berpotensi berawan di beberapa wilayah Sumatera Utara.

Baca juga: Cuaca Medan Hari Ini 3 Januari 2026 Menurut BMKG, Akankah Terjadi Hujan?

Ada juga kawasan yang berpotensi dilanda hujan ringan seperti Mandailing Natal, Padang Lawas, Labuhanbatu, Batubara dan sekitarnya.

"Kami terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada akan terjadinya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat terjadi dalam waktu lama, yang mungkin dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah pegunungan lereng Timur, lereng Barat, Pantai Barat Sumatera Utara, yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," imbau Putri.

Baca juga: Arus Lalulintas setelah Libur Nataru Padat Merayap di Balige, Pelintas Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

CUACA EKSTREM - Sejumlah pelajar tampak berlindung dari guyuran hujan menggunakan payung saat melintas di Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Rabu (26/11/2025). Akibat cuaca ekstrem yang terjadi selama sepekan terakhir, BPBD Karo kembali mengimbau warga waspada terjadinya bencana hidrometrologi.
CUACA EKSTREM - Sejumlah pelajar tampak berlindung dari guyuran hujan menggunakan payung saat melintas di Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Rabu (26/11/2025). Akibat cuaca ekstrem yang terjadi selama sepekan terakhir, BPBD Karo kembali mengimbau warga waspada terjadinya bencana hidrometrologi. (TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul)

Titik Panas

BMKG Wilayah I Medan turut melakukan pemantauan terhadap titik panas atau hot spot.

Titik panas atau hotspot dalam prakiraan cuaca BMKG merujuk pada anomali suhu permukaan bumi yang terdeteksi oleh satelit sebagai indikator potensi kebakaran hutan dan lahan.

Baca juga: Cuaca Medan Hari Ini 2 Januari 2025, Masih Berpotensi Hujan Ringan Menurut BMKG

Hotspot adalah titik dengan suhu lebih tinggi dibandingkan lingkungan sekitarnya, biasanya dalam resolusi 1 km persegi per piksel, yang menandakan aktivitas panas seperti api.

BMKG menggunakan data ini untuk memantau kebakaran secara real-time, meskipun deteksi terhambat oleh awan tebal.

Data hotspot berasal dari satelit seperti MODIS (Terra/Aqua), VIIRS (NOAA-20, S-NPP), dan Himawari-9, yang mengukur radiasi termal siang-malam.

Baca juga: Sumut Disambut Hujan Ringan hingga Hujan Sedang di Awal Tahun 2026, Berikut Prakiraan Cuaca Hari Ini

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved