Anggota TNI Tewas Dianiaya Senior
Fokal IMM Asahan Kutuk Kematian Pratu Farkhan, Desak Panglima TNI Bentuk Tim Investigasi
Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Kabupaten Asahan menyatakan sikap tegas atas kematian Prajurit Satu (Pratu) Farkhan
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN - Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Kabupaten Asahan menyatakan sikap tegas atas kematian Prajurit Satu (Pratu) Farkhan Syauqi Marpaung.
Organisasi ini mendesak Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak untuk mengusut tuntas dugaan penganiayaan yang merenggut nyawa prajurit asal Asahan tersebut.
Ketua Fokal IMM Asahan, Imran Ariadin, menegaskan bahwa almarhum merupakan putra dari Zakaria Marpaung dan Marsinah Wati Silalahi yang merupakan bagian dari keluarga besar Alumni IMM Kabupaten Asahan.
Kecaman Keras Atas Budaya Kekerasan terhadap Prajurit Junior
Fokal IMM Asahan sangat menyayangkan aksi perundungan atau pembulian di lingkungan militer yang masih terjadi, terlebih insiden ini diduga berlangsung saat korban sedang menjalankan tugas negara di wilayah perbatasan.
Pihak alumni menekankan bahwa segala bentuk kekerasan fisik merupakan pelanggaran serius terhadap martabat manusia yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun dalam institusi penegak kedaulatan negara.
"Kami mengutuk keras segala bentuk kekerasan yang dialami oleh korban. Ini adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan martabat individu. Apalagi, ini bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan hukum yang ada di Indonesia," ujar Ketua Fokal IMM Kabupaten Asahan, Imran Ariadin, Senin (5/1/2026).
Tuntutan Pembentukan Tim Investigasi yang Transparan dan Adil
Mengingat ayah korban adalah bagian dari keluarga besar mereka, Fokal IMM Asahan menyatakan akan mengawal kasus ini hingga pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal melalui proses hukum militer.
Mereka mendesak pimpinan tertinggi TNI untuk segera membentuk tim investigasi khusus guna mengungkap fakta-fakta di balik insiden yang diduga melibatkan oknum senior berpangkat Kopral tersebut.
"Kami juga meminta agar pihak berwenang membentuk tim investigasi atas insiden kekerasan ini. Sikap kami jelas, ayah korban adalah keluarga kami, otomatis, korban juga adalah keluarga kami," ungkap Imran menjelaskan komitmen organisasi dalam mengawal pencarian keadilan bagi korban.
Ajakan Bersatu Menolak Segala Bentuk Penganiayaan di Lingkungan Tugas
Kasus yang menimpa Pratu Farkhan saat operasi pengamanan perbatasan Indonesia - Papua Nugini pada akhir Desember 2025 lalu ini menjadi pemantik bagi para alumni IMM untuk menyuarakan perubahan budaya di internal instansi pemerintah.
Dukungan moral terus mengalir kepada keluarga Zakaria Marpaung yang hingga kini masih merasa terpukul atas kenyataan bahwa anaknya tewas bukan di tangan musuh, melainkan diduga akibat tindakan rekan sesama berseragam.
"Sikap ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen kami membangun budaya hormat-menghormati dan anti kekerasan dan mendukung upaya pencegahan dan penanganan kekerasan secara adil dan transparan. Dan kami mengajak seluruh alumni IMM untuk bersatu dan mengambil sikap aktif dalam penolakan kekerasan," tambahnya menutup pernyataan sikap tersebut.
(cr2/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Akhirnya Kopda F Terduga Pelaku Penganiayaan Pratu Farkhan Ditahan di Subdenpom XVII/C Timika |
|
|---|
| TNI AD Buka Suara Kematian Pratu Farkhan Marpaung, Selidiki Dugaan Keterlibatan Senior |
|
|---|
| Terduga Pelaku Penganiayaan Pratu Farkhan Marpaung Diamankan, Ayah Korban Kesal |
|
|---|
| Jenazah Pratu Frakhan Marpaung Bisa Dilihat Keluarga, Zakaria Masih Bisa Tegar, Marsinah Histeris |
|
|---|
| Tangis Histeris Sambut Jenazah Pratu Farkhan Marpaung, Keluarga Minta Hal Ini pada Panglima TNI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pecah-tangis-keluarga-besar-Pratu-Farkhan-Syauqi-Marpaung_.jpg)