Banjir dan Longsor di Sumut
Pasca Banjir, Jalan Martosari Dibeton, Warga Marelan V Tak Lagi Was-was Malam Hari
Jalan dibangun sepanjang 438 meter dengan lebar 3,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter, sehingga dinilai lebih kokoh dan tahan lama.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Warga Jalan Martosari, Lingkungan Marelan V, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, kini bisa bernapas lega.
Jalan yang selama bertahun-tahun rusak dan kerap tergenang air itu akhirnya mulus setelah diperbaiki Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Selasa (23/12/2025)
Pantauan Tribun Medan, perbaikan jalan tersebut telah rampung dengan menggunakan konstruksi rigid beton.
Jalan dibangun sepanjang 438 meter dengan lebar 3,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter, sehingga dinilai lebih kokoh dan tahan lama.
“Dulu kalau hujan, lubang-lubang tertutup air. Motor sering jatuh, apalagi malam hari. Sekarang sudah enak kali lewat sini,” ujar Rahmad (42), warga setempat.
Senada disampaikan Siti Aminah (50), ibu rumah tangga yang sehari-hari melintas di Jalan Martosari untuk beraktivitas.
Menurutnya, perbaikan jalan ini sangat membantu warga, khususnya anak-anak sekolah dan pedagang kecil.
“Alhamdulillah, sekarang jalannya bagus. Anak-anak sekolah nggak takut lagi jatuh, kami juga kalau bawa dagangan jadi lancar,” katanya.
Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur dan kenyamanan mobilitas masyarakat.
“Perbaikan Jalan Martosari dilakukan dengan konstruksi rigid beton agar lebih kuat dan memiliki daya tahan yang baik, sehingga mendukung kelancaran aktivitas warga,” ujar Gibson.
Warga pun menyampaikan syukur, keluhan mereka kepada Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan, serta jajaran Dinas SDABMBK Kota Medan direspons. SDABMBK dinilai telah memberikan perhatian nyata terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pinggiran kota.
Dengan rampungnya pembangunan ini, Jalan Martosari kini tampil lebih representatif dan layak digunakan, sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi dan mobilitas antarwilayah di Kecamatan Medan Marelan.
Dinas SDABMBK Kota Medan menegaskan akan terus melanjutkan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam mewujudkan kota yang tertata, maju, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kota Medan Melalui Personil Tim Jalan UPT wilayah Timur melakukan juga dalam proses pengaspalan jalan (Finisher Set) di Jalan Sidorukun, Medan Timur. Perbaikan dengan menambal lubang atau kerusakan jalan menggunakan aspal dengan tujuan untuk mengembalikan kondisi jalan menjadi rata dan aman.
"Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan meningkatkan kualitas jalan, serta mengurangi masalah lingkungan seperti debu dan genangan air, yang pada akhirnya mendukung pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat," pungkas Gibson.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Derita Warga Garoga Puasa Sahur Makan Mi Instan |
|
|---|
| Kunjungi Tapteng, Titiek Soeharto dan Kapolri Bawa Bantuan 16 Truk: Semoga Bisa Bermanfaat |
|
|---|
| 33 Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah Masih Belum Ditemukan, Begini Kata Basarnas |
|
|---|
| Kepastian Akan Ada Tersangka Banjir Bandang Garoga, Kejagung Terus Dalami Keterlibatan PT TBS |
|
|---|
| Dana Bansos dari Kemensos Tak Kunjung Cair, Warga Hutanabolon Tapteng Masih Tunggu Janji Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pasca-Banjir-Medan-sejumlah-infrastruktur-jalan.jpg)