Banjir di Kota Medan

Banjir di Harjosari II Medan, Wali Kota Bareng Anak-anak Tak Sekolah, Warga Harap Solusi Permanen

Menggulung celana hingga betis dan tanpa jarak, ia menyapa satu per satu warga, menanyakan apa saja yang paling dibutuhkan malam itu.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
KUNJUNGAN WALI KOTA - Wali Kota Medan, Rico Waas mengunjungi warga Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (3/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak Rabu malam kembali menghadirkan malam yang tak bisa dilupakan bagi warga Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas.

Sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu (3/12/2025), air dari Sungai Sei Batuan tiba-tiba naik dan menerobos rumah-rumah warga hingga mencapai 1,3 meter.

Dalam gelap, sebagian besar hanya sempat menyelamatkan pakaian, dokumen, dan anak-anak mereka.

Musala Baiturrahman di Jalan Sumber Amal kini berubah menjadi tempat berlindung bagi 81 kepala keluarga.

Lantai yang biasanya dipakai untuk salat berjamaah, hari ini dipenuhi tikar, selimut, dan anak-anak yang mencoba terlelap meski berkali-kali terbangun mendengar gemuruh petir dan deru hujan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir langsung melihat kondisi para pengungsi.

Menggulung celana hingga betis dan tanpa jarak, ia menyapa satu per satu warga, menanyakan apa saja yang paling dibutuhkan malam itu.

“Airnya naik cepat kali, Pak. Kami tak sempat apa-apa,” ujar Siti Aisyah, seorang ibu yang membawa dua anaknya mengungsi sejak dini hari.

Siti mengaku khawatir karena anak sulungnya terpaksa absen sekolah lagi. “Banjir kemarin pun sudah sempat libur,” tambahnya.

Di beberapa gang seperti Sawah, Siman, Lestari, Solin, hingga Yamin, kondisi lebih parah. Gang sempit dan drainase yang dangkal membuat air tertahan berjam-jam, bahkan tak kunjung surut hingga siang.

Warga memilih bertahan di mushola karena rumah mereka kini tak lebih dari kolam.

Mendengar keluhan itu, Rico Waas menegaskan bahwa Pemko Medan terus memantau dan menyiapkan penanganan lanjutan.

 Ia menyerahkan bantuan logistik berupa nasi bungkus, air mineral, teh, mi instan, dan minyak kayu putih kepada para pengungsi.

“Kami hadir untuk memastikan warga baik-baik saja. Semoga air cepat surut dan warga bisa kembali ke rumah masing-masing,” kata Rico.

Namun bagi warga Harjosari II, harapan mereka bukan sekadar bantuan logistik. Kawasan itu memang sudah sering menjadi langganan banjir, termasuk banjir besar pada Kamis (27/11/2025) lalu. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved