Berita Olahraga

Meski Hanya Raih Satu Medali, Spobda Sumut Bangga Atlet Muda Tetap Kompetitif di ASG 2025

Atlet binaan Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah (Spobda) Sumatera Utara kembali menorehkan kebanggaan bagi daerah.

TRIBUN MEDAN/Aprianto Tambunan
ATLET ATLETIK-Foto bersama KA UPT SPOBDA Sumut Apri Sugiarto (dua kiri) bersama atletnya Kesia (dua kanan), Sultan P Hasibuan (kanan) dan Jakabiran (kiri) usai penutupan 17th South East Asia (SEA) Athletics U18-U20 tahun 2025 di Stadion Madya Atletik Sumut, Desa Sena, Kabupaten Deliserdang, Selasa (18/11/2025) sore. Atlet binaan Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah (Spobda) Sumatera Utara kembali menorehkan kebanggaan bagi daerah. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Atlet binaan Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah (Spobda) Sumatera Utara kembali menorehkan kebanggaan bagi daerah.

Tiga atlet muda yang dibina lembaga ini sukses tampil membela Indonesia pada ajang ASEAN School Games (ASG) XIV yang berlangsung di Brunei Darussalam, 20–28 November 2025.

Spobda Sumut mengirim tiga atlet andalan, yakni Kesia Sihotang, Jakabiran Harahap, dan Nirwana Manik, untuk turun di nomor-nomor atletik.

Ketiganya masih berstatus pelajar SMA, namun telah dipercaya mengemban tugas mewakili Merah Putih di tingkat Asia Tenggara.

Dari tiga wakil Sumut, Kesia Sihotang berhasil menyumbangkan prestasi terbaik lewat torehan medali perunggu pada nomor 1500 meter putri.

Atlet muda ini sebenarnya memiliki spesialisasi di nomor 2000 meter steeplechase, namun nomor tersebut tidak dipertandingkan di ASG tahun ini.

Dengan demikian, ia hanya turun di satu nomor dan tetap mampu mencatatkan prestasi membanggakan.

Padahal, Kesia Sihotang baru-baru ini berhasil meraih medali emas pada nomor 2000 meter steeplechase U-18 putri di ajang 17th South East Asia (SEA) Athletics U18-U20 tahun 2025.

Sementara itu, Nirwana Manik yang turun di nomor lari 5000 meter putri, harus puas finis di posisi kelima.

Sedangkan Jakabiran Harahap menempati urutan kedelapan pada nomor 2000 meter steeplechase putra.

Meski dua atlet belum berhasil membawa pulang medali, performa mereka dinilai tetap positif mengingat level persaingan yang sangat ketat di ajang pelajar Asia Tenggara.

Apalagi pada 17th South East Asia (SEA) Athletics U18-U20 tahun 2025,kedua juga sukses menyumbangkan prestasi. 

Jakabiran finis meraih medali perunggu. Sementara Nirwana Manik berhasil memenangkan medali emas pada nomor lari 5.000 meter putri dengan waktu 18 menit 36,19 detik. 

Kepala UPT Spobda Sumut, Apri Sugiarto, menyampaikan rasa bangganya terhadap ketiga atlet tersebut.

Ia menilai capaian ini merupakan kelanjutan dari penampilan konsisten mereka pada berbagai event nasional sebelumnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved