Banjir dan Longsor di Sumut
Masyakarat Hinai Bawa Ambal dan Bantal Tinggalkan Rumah akibat Banjir yang Makin Parah
Selain Kecamatan Tanjung Pura yang kian parah terendam banjir, Kecamatan Hinai juga mengalami hal serupa.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Selain Kecamatan Tanjung Pura yang kian parah terendam banjir, Kecamatan Hinai juga mengalami hal serupa.
Tepat pada, Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, Kecamatan Hinai tepatnya di Desa Batu Melenggang, mulai terendam banjir hingga sepinggang orang dewasa.
Bahkan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Aceh juga ikut terendam.
Amatan wartawan dilokasi, masyarakat Desa Batu Melenggang, tampak berjalan kaki meninggalkan rumah mereka.
Tampak perlengkapan untuk tidur seperti ambal, bantal, dan sembako digotong mereka.
Mereka mengungsi di posko atau tempat yang lebih tinggi.
Sedangkan tampak seseorang pria menggunakan rakit buatan dari batang pisang untuk mengevakuasi seorang wanita bersama tiga orang anaknya.
"Sekitar pukul 12.00 WIB, air sudah naik di Kecamatan Hinai ini hingga ke Jalan Lintas Sumatera Medan-Aceh," ujar Alfian warga sekitar.
Menurur Alfian banjir di Desa Batu Melenggang makin parah. Sebelumnya kondisi air tidak separah seperti saat ini.
"Kalau di Kecamatan Hinai ini, banjir sudah sepinggang orang dewasa, dan hari ini debit air makin tinggi," ucap Alfian.
Gitupun menurut Alfian, sudah berdiri beberapa posko untuk mengungsi.
"Ada beberapa posko yang sudah berdiri, yang terdekat dari lokasi ini yaitu di Masjid Asolohin," kata Alfian.
Alfian mengatakan sejauh ini belum ada korban jiwa atas peristiwa banjir yang terjadi di Desa Batu Melenggang.
"Untuk koban jiwa belum ada," kata Alfian.
(cr23/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Derita Warga Garoga Puasa Sahur Makan Mi Instan |
|
|---|
| Kunjungi Tapteng, Titiek Soeharto dan Kapolri Bawa Bantuan 16 Truk: Semoga Bisa Bermanfaat |
|
|---|
| 33 Korban Banjir dan Longsor Tapanuli Tengah Masih Belum Ditemukan, Begini Kata Basarnas |
|
|---|
| Kepastian Akan Ada Tersangka Banjir Bandang Garoga, Kejagung Terus Dalami Keterlibatan PT TBS |
|
|---|
| Dana Bansos dari Kemensos Tak Kunjung Cair, Warga Hutanabolon Tapteng Masih Tunggu Janji Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suasana-masyarakat-Desa-Batu-Melenggang-Kecamatan-Hinai.jpg)