UINSU Jadi Tujuan Studi Beasiswa LPDP, SHARE Dorong Pengembangan ilmu Sosial hingga Ekonomi 

LPDP dan UINSU Medan mendorong pemerataan kualitas SDM sekaligus membuka peluang lahirnya akademisi dan pendidik berdaya saing global.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com MEDAN - Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan masuk dalam daftar perguruan tinggi tujuan studi Beasiswa LPDP Tahun 2026.

Sejumlah program studi di kampus tersebut ditetapkan untuk menerima mahasiswa penerima beasiswa melalui skema STEM Industri Strategis dan SHARE, khususnya bagi pendaftar Kriteria Afirmasi.

Rektor UINSU Medan, Prof Dr Nurhayati, MAg, menyampaikan apresiasi atas penetapan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil penguatan mutu akademik dan tata kelola kelembagaan, sekaligus penegasan relevansi program studi UINSU Medan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

“Penetapan ini menunjukkan bahwa UINSU Medan dipercaya negara sebagai mitra strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul, khususnya bagi masyarakat dari jalur afirmasi. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh putra-putri terbaik bangsa,” ujar Prof Nurhayati.

Dari sisi kebijakan beasiswa, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui skema STEM Industri Strategis menitikberatkan pengembangan SDM pada sektor-sektor prioritas, termasuk industri keuangan dan ekonomi syariah.

Dalam konteks ini, Program Magister dan Doktor Ekonomi Syariah FEBI UINSU Medan dinilai relevan karena berkontribusi langsung pada penguatan industri strategis nasional.

Baca juga: Sambangi UINSU Medan, Ketua MPR Soroti Ancaman Bonus Demografi dan Krisis Identitas Bangsa

Sementara itu, skema Beasiswa SHARE ditujukan untuk mendorong pengembangan ilmu sosial, humaniora, keagamaan, dan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Program Doktor Ilmu Hadis, Doktor Aqidah dan Filsafat Islam, serta Magister PAI UINSU Medan dinilai sejalan dengan misi tersebut, khususnya dalam penguatan moderasi beragama dan peningkatan kualitas pendidikan Islam.

Seluruh program studi yang ditetapkan ini diprioritaskan bagi pendaftar Kriteria Afirmasi, yakni calon penerima dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), keluarga prasejahtera, serta kelompok masyarakat dengan keterbatasan akses pendidikan tinggi.

Melalui skema ini, LPDP dan UINSU Medan mendorong pemerataan kualitas SDM sekaligus membuka peluang lahirnya akademisi dan pendidik berdaya saing global.

Dengan penetapan lima program studi tersebut, UINSU Medan kian mengukuhkan posisinya sebagai kampus rujukan nasional dalam pengembangan studi Islam, ekonomi syariah, dan pendidikan Islam yang inklusif serta berorientasi masa depan.

Informasi pendaftaran dan ketentuan beasiswa dapat diakses melalui laman resmi LPDP sesuai masing-masing skema.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved