Berita Internasional

Istri Nyaris Tewas Diserang Kapak oleh Suami, Cemburu Buta Diduga karena Perselingkuhan

Kasus kekerasan dalam rumah tangga yang berujung pada dugaan percobaan pembunuhan terjadi di Provinsi Udon Thani, Thailand.

SANOOK
SUAMI SERANG ISTRI - Wanita nyaris tewas diserang suami pakai kapak, Selasa (14/4/2026) 

Dalam keterangannya, Porn mengungkapkan bahwa suaminya memiliki sifat cemburu berlebihan yang diduga dipicu oleh penggunaan narkoba jenis sabu, yang membuatnya mengalami halusinasi. Ia menyebut bahwa pelaku pernah mengancam akan membunuhnya secara kejam dan membuang jasadnya ke sungai di wilayah perbatasan antara Udon Thani dan Sakon Nakhon.

Lebih lanjut, korban mengaku bahwa suaminya telah beberapa kali membawanya secara paksa, bahkan mengikat tangan dan kakinya. Meski demikian, ia selalu berhasil melarikan diri dari upaya tersebut.

Dalam kejadian terakhir, setelah sempat melarikan diri ke pabrik es, korban kembali ditangkap oleh pelaku dan dibawa ke sebuah jembatan di wilayah perbatasan. Di lokasi tersebut, pelaku diduga menyerang korban menggunakan kapak hingga mengenai kepala, serta memukul bagian mata korban hingga mengalami pembengkakan parah.

Dalam kondisi terdesak dan takut kehilangan nyawa, korban melakukan perlawanan dengan menggunakan pisau dan menyerang bagian sensitif pelaku, sehingga berhasil melarikan diri.

Korban juga menyatakan kekhawatirannya bahwa pelaku dapat kembali melakukan tindakan serupa apabila hanya menjalani hukuman singkat.

Ia membantah seluruh tuduhan perselingkuhan yang dilontarkan oleh suaminya, dan menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar.

Atas kejadian tersebut, korban menyatakan akan mengakhiri hubungan rumah tangganya secara permanen.

Ia mengaku sebelumnya pernah mengajukan gugatan cerai, namun tidak mendapat persetujuan dari pelaku.

Sementara itu, saat korban memberikan keterangan kepada penyidik, pelaku terlihat dibawa masuk ke ruang tahanan.

Ketika ditanya oleh wartawan mengenai kemungkinan berbicara kembali dengan istrinya, pelaku menyatakan tidak ingin lagi berkomunikasi dengan korban.

Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

 

(cr31/tribun-medan.com)

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved