Berita Internasional

Wanita Ajukan Pinjaman Rp 126 Juta untuk Lunasi Utang Kekasihnya, Kini Malah Ditinggalkan

Kisah seorang wanita yang terjerat utang setelah membantu kekasihnya dengan mengajukan pinjaman menjadi perhatian publik.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PINJAMAN UNTUK KEKASIH: Ilustrasi wanita. Wanita ditinggal nikah usai ajukan pinjaman untuk lunasi utang kekasihnya, Jumat (27/3/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kisah seorang wanita yang terjerat utang setelah membantu kekasihnya dengan mengajukan pinjaman menjadi perhatian publik di media sosial.

Cerita tersebut mencuat setelah ia membagikan pengalamannya melalui platform Threads, dan langsung menuai beragam respons dari warganet.

Dikutip dari MStar.com Jumat (27/3/2026), dalam unggahannya, wanita tersebut menceritakan bahwa ia pernah menjalin hubungan dengan seorang pria yang kemudian memintanya untuk membantu melunasi utang.

Karena dilandasi perasaan cinta dan kepercayaan, ia akhirnya bersedia mengajukan pinjaman pribadi atas namanya sendiri dengan nilai mencapai RM30.000 atau sekitar Rp126 juta.

Wanita itu mengaku, keputusan tersebut diambil setelah dirinya diyakinkan oleh sang kekasih yang berjanji akan mengembalikan seluruh uang yang dipinjam.

Ia percaya bahwa hubungan yang dijalani akan berlanjut ke arah yang lebih serius, sehingga merasa tidak keberatan untuk berkorban demi membantu pasangan.

Namun, situasi berubah setelah pinjaman tersebut dicairkan dan digunakan oleh pria tersebut untuk melunasi utang lamanya.

Alih-alih menepati janji, pria itu justru tidak mengembalikan uang yang telah dipinjamkan. Bahkan, hubungan mereka berakhir, dan pria tersebut diketahui telah menikah dengan perempuan lain.

Akibatnya, wanita tersebut kini harus menanggung beban utang seorang diri. Dalam unggahannya, ia menyampaikan bahwa dirinya wajib membayar cicilan sebesar RM636 setiap bulan kepada pihak bank.

Kondisi ini membuatnya merasa tertekan dan kebingungan mencari jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi.

“Dia menggunakan uang itu untuk membayar utang lama. Sekarang dia sudah menikah dengan perempuan lain dan tidak mau membayar kembali. Sekarang saya yang harus menanggung semuanya. Apa yang harus saya lakukan? Setiap bulan saya harus membayar RM636 kepada bank,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Unggahan ini kemudian menarik perhatian warganet yang turut memberikan berbagai tanggapan.

Sebagian besar komentar menyoroti keputusan wanita tersebut yang dinilai terlalu mudah percaya dalam urusan keuangan, terutama kepada pasangan yang belum memiliki ikatan resmi.

Beberapa warganet mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap kasus tersebut. Ada yang mempertanyakan mengapa masih ada individu yang bersedia mengambil risiko finansial besar demi pasangan.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang menilai bahwa wanita tersebut menjadi korban manipulasi dalam hubungan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved