Berita Internasional

Demi Nikahi Selingkuhan, Wanita Ini Bunuh Suami dan Sebut Korban Meninggal karena Serangan Jantung

Seorang wanita diduga membunuh suaminya dengan bantuan selingkuhannya dan mencoba menyamarkannya sebagai kematian alami.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
SUAMI DIBUNUH - Ilustrasi pembunuhan. Seorang istri, Asha diduga membunuh suaminya, Paramesh demi menikah dengan selingkuhannya, Chandrappa. Keduanya mencekik korban dengan bantal lalu mengatakan kematian tersebut karena serangan jantung saat tidur 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita diduga membunuh suaminya dengan bantuan selingkuhannya dan mencoba menyamarkannya sebagai kematian akibat sebab alami.

Ia mengatakan suaminya mengalami serangan jantung saat tidur.

Pengakuan itu sempat membuat keluarga korban percaya.

Namun kecurigaan mulai muncul setelah wanita tersebut menikah lagi tak lama kemudian setelah kematian suaminya.

Pernikahan kedua itu akhirnya memicu penyelidikan lebih lanjut yang mengarah pada terbongkarnya dugaan pembunuhan tersebut.

Dilansir dari India Today, Sabtu (14/8/2026) kejadian ini diketahui terjadi di distrik Tumakuru, Karnataka.

Kematian yang awalnya diyakini akibat serangan jantung telah berubah menjadi mengerikan.

Polisi kini menangkap istri korban dan kekasihnya atas tuduhan pembunuhan lebih dari sebulan setelah kejadian tersebut.

Korban yang diidentifikasi sebagai Paramesh, ditemukan meninggal dunia di kediamannya pada tanggal 30 Januari.

Saat itu, istrinya, Asha, memberitahu anggota keluarga bahwa suaminya meninggal karena serangan jantung.

Ia mengatakan suaminya tidak bangun dari tempat tidur hingga akhirnya ia menemukannya sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Seluruh keluarga percaya dengan pengakuan Asha.

Pemakaman pun dilakukan dengan cepat tanpa menimbulkan kecurigaan langsung.

Namun, keraguan mulai muncul ketika Asha menikahi temannya, Chandrappa, hanya 20 hari setelah kematian suaminya.

Pernikahan mendadak itu membuat saudara perempuan Paramesh khawatir.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved