Berita Internasional

Dihina Mandul oleh Sang Suami, Wanita Ini Diam-diam Selingkuh dan Hamil Anak Pria Lain

Seorang dokter membagikan pengalamannya saat menangani seorang wanita berusia 32 tahun yang telah menikah selama lima tahun.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PERSELINGKUHAN: Ilustrasi wanita. Wanita selingkuh dengan pria lain karena kerap dihina suami mandul karena tak kunjung punya anak setelah 5 tahun pernikahan, Rabu (18/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang dokter membagikan pengalamannya saat menangani seorang wanita berusia 32 tahun yang telah menikah selama lima tahun.

Selama pernikahan tersebut, pasangan itu belum memiliki anak.

Dalam keterangannya, Dr. Ahmad menyebut wanita tersebut kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari suaminya.

Ia sering dituduh mandul, meskipun sang suami sendiri tidak pernah menjalani pemeriksaan kesuburan.
Tuduhan tersebut berlangsung dalam waktu lama dan berdampak serius pada kondisi psikologis wanita itu.

Dikutip dari Sanook.com Selasa (17/2/2026), dokter asal Malaysia bernama Dr. Ahmad tersebut membagikan pengalamannya melalui Twitter sekitar dua tahun lalu.

Kisah ini mencuat kembali setelah media lokal mengangkat ulang unggahan tersebut beberapa hari terakhir.

Sejak saat itu, cerita tersebut menuai beragam reaksi warganet dan memicu diskusi luas mengenai persoalan rumah tangga, stigma kemandulan, serta dampak psikologis yang dialami wanita dalam pernikahan.

Dr. Ahmad menceritakan bahwa wanita tersebut telah menikah selama lima tahun, namun belum juga dikaruniai anak.

Ia datang ke klinik tempat Dr. Ahmad bekerja di Kuala Lumpur untuk berkonsultasi mengenai kondisinya sekaligus meminta bantuan karena ingin melakukan aborsi.

Dalam sesi konsultasi, wanita tersebut mengungkapkan latar belakang masalah yang dialaminya selama pernikahan.

Ia mengaku sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari suaminya, termasuk tuduhan bahwa dirinya mandul.

Tuduhan tersebut terus dilontarkan selama bertahun-tahun, meskipun sang suami sendiri tidak pernah menjalani pemeriksaan kesuburan untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Perlakuan tersebut berdampak besar pada kondisi psikologis wanita itu. Tekanan rumah tangga yang dialami secara terus-menerus membuatnya mengalami stres berat dan depresi.

Kekecewaan karena belum memiliki anak setelah lima tahun menikah semakin memperparah kondisi mentalnya.

Dalam situasi tersebut, wanita itu kemudian terlibat hubungan terlarang secara diam-diam.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved