Berita Internasional

Viral Pengantin Disiram Larutan Terasi saat Prosesi Nikah, Polisi Sebut karena Dendam Pribadi

Sebuah pesta pernikahan berubah menjadi kacau setelah pengantin pria dan wanita disiram terasi di atas panggung saat prosesi sedang berlangsung.

SANOOK
PERNIKAHAN - Pernikahan kacau, pengantin pria dan wanita yang tengah melangsungkan prosesi pernikahan disiram air larutan terasi, Minggu (18/1/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebuah pesta pernikahan berubah menjadi kacau setelah pengantin pria dan wanita disiram terasi di atas panggung saat prosesi sedang berlangsung.

Dikutip dari Sanook pada Minggu (18/1/2026), peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari dan terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial Vietnam.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat pengantin pria, pengantin wanita, dan pembawa acara sedang berdiri di atas panggung.

Saat pengantin wanita sedang memegang mikrofon dan menyampaikan kata-kata, tiba-tiba sebuah benda misterius melayang ke arah panggung.

Kantong berisi terasi pecah dan mengenai tubuh kedua mempelai, serta beberapa orang yang berdiri di dekat mereka.

Insiden tersebut menimbulkan kepanikan di lokasi acara. Bau menyengat langsung menyebar di sekitar panggung, membuat para tamu undangan terkejut dan tidak nyaman.

Gaun serta penampilan kedua mempelai menjadi kotor, dan prosesi pernikahan pun terpaksa dihentikan.

Pengantin wanita, yang dalam pemberitaan disebut dengan inisial P, berusia 29 tahun, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berlangsung sangat cepat.

Menurut keterangannya kepada media setempat, seseorang yang mengendarai sepeda motor melintas dan melempar kantong berisi terasi ke arah panggung tempat ia dan suaminya berdiri.

Akibat kejadian itu, P dan suaminya harus segera meninggalkan lokasi prosesi untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian pengantin yang terkena terasi.

Ia mengaku tidak sempat merias wajah kembali, karena harus segera mengikuti iring-iringan menuju rumah pihak mempelai pria.

Hal itu dilakukan karena waktu prosesi lanjutan telah ditentukan dan para tamu dari pihak keluarga mempelai pria sudah menunggu.

Setelah kejadian, pengantin wanita melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian. Di media sosial, berbagai spekulasi pun bermunculan.

Sebagian warganet menduga insiden itu berkaitan dengan masalah perselingkuhan, sementara yang lain menilai peristiwa tersebut terjadi karena persoalan utang-piutang.

Namun, kepolisian setempat kemudian memberikan klarifikasi bahwa motif pelaku bukan terkait dengan masalah keuangan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved