Deli Serdang Terkini
Nunggak Bayar, Listrik Gedung Grha Lubuk Pakam Diputus PLN, BUMD Pemkab Bantah Ada Masalah Keuangan
Gedung Grha Bhineka Perkasa Jaya yang saat ini sudah diserahkan Pemkab Deli Serdang pengelolaannya kepada BUMD diputus listriknya.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Gedung Grha Bhineka Perkasa Jaya yang saat ini sudah diserahkan Pemkab Deli Serdang pengelolaannya kepada BUMD diputus listriknya oleh PLN karena menunggak melakukan pembayaran. Peristiwa ini pun sempat membuat heboh lantaran dianggap apa yang terjadi memalukan nama baik Pemkab. Begitu pemutusan dilakukan pihak PLN kemudian Pimpinan PT Bhineka Perkasa Jaya (BPJ) pun cepat-cepat mengambil sikap dengan melakukan pembayaran.
Informasi yang dikumpulkan pemutusan listrik yang dilakukan oleh pihak PLN dilakukan Senin (30/3/2026) sore. Adapun pihak PLN yang melakukan pemutusan listrik ini adalah PLN UP3 Lubuk Pakam. Pemutusan sambungan hanya terjadi beberapa jam saja. Hal ini lantaran kewajiban melakukan pembayaran langsung dilakukan.
Dari data yang dihimpun sesuai pemberitahuan pelaksanaan pemutusan sementara sambungan tenaga listrik yang dikeluarkan oleh pihak PLN UP3 Lubuk Pakam tertanggal 30 Maret 2026 yang ditandatangani oleh Manager UP3, Siti Asiyah Mutia kalau pihak PT BPJ menunggak selama satu bulan. Adapun biaya tunggakan sebesar Rp 31.413.222 dan sudah termasuk biaya administrasi.
Tertulis kalau tarif gedung masuk kategori P2 dengan daya 555.000 VA. Sempat tertera peringatan apabila dalam jangka waktu 60 hari terhitung sejak dilakukan pemutusan sementara tunggakan belum dilunasi maka instalasi milik PLN akan dibongkar dan penyambungan kembali dapat dilaksanakan penyambungan yang diperlakukan sebagai sambungan baru serta tetap diwajibkan membayar tagihan listrik yang belum dilunasi beserta dendanya.
Direktur PT BPJ, Deny Reza disebut-sebut sempat marah besar kepada anggotanya akibat kejadian ini. Saat dikonfirmasi Deny Reza pun mengakui apa yang terjadi. Begitu mendapat informasi ia menyebut pihaknya langsung melakukan pembayaran pada saat itu juga.
"Ya ini miskomunikasi anggota saja tapi semua sudah diselesaikan malam itu juga. Saya dapat kabar malam saat itu. Jadi anggota yang ngurusin itu (pembayaran listrik) sedang tidak berada di tempat. Tapi langsung ditangani juga saat itu (disambung kembali)," ujar Deny Reza.
Pria yang akrab disapa Reza ini menampik kalau perusahaan yang ia pimpin ada masalah keuangan. Disebut saat ini perusahaan dalam kondisi sehat dan tidak punya masalah dengan finansial keuangan. Disebut tagihan sebesar 30 jutaan adalah tagihan biasa yang mereka bayarkan setiap bulan.
"Anggota sudah kita peringatkan agar tetap membayar tepat waktu. Biasanya memang segitunya (30 jutaan setiap bulan). Nggak ada masalah kita sama keuangan," sebut Reza.
Karena tagihan listrik langsung dibayarkan saat itu membuat kegiatan rapat peningkatan kinerja Kepala Sekolah yang dipimpin Bupati, dr Asri Ludin Tambunan Selasa (31/3/2026) pagi di gedung Grha Bhineka Perkasa Jaya sukses. Saat itu acara juga dihadiri oleh Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, Sekda pejabat pemerintah Kabupaten Deli Serdang terkait, kepala sekolah seluruh SD dan SMP, Dewan Pendidikan, Camat se-kabupaten hingga jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang. Karena sudah dibayar listrik tidak ada kendala yang dihadapi panitia rapat.
Gedung Grha ini juga sering disebut Convention Hall oleh masyarakat. Hal ini lantaran sebelum diberi nama dan diresmikan itulah nama pertamanya. Gedung berada di lokasi pinggir jalan lintas depan kantor Bupati Deli Serdang. Selain digunakan untuk kegiatan pemerintahan gedung ini juga dikelola profesional untuk kegiatan wedding dan lain-lain. Saat ini pengelolaannya sudah diserahkan Pemkab sepenuhnya kepada PT BPJ selaku BUMD.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Buruh Harian Lepas Dinas SDABMBK Deli Serdang Dipecat karena Lakukan Pungli |
|
|---|
| Pemkab Deli Serdang Buka Suara Setelah Perwira Polisi Ngeluh saat Mengurus Cetak KTP |
|
|---|
| Perwira Polisi Keluhkan Pengurusan Pembuatan KTP di Kantor Camat Tanjung Morawa Deli Serdang |
|
|---|
| Berbulan-Bulan Air Sungai Blumai Hitam Pekat saat Pagi Hari, Diduga Dicemari Limbah Perusahaan |
|
|---|
| Olimpiade Sains Piala Bupati Deli Serdang Bayar Rp 100 Ribu, Penyelenggara Sebut untuk Operasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Seorang-pria-duduk-di-atas-sepeda-motornya-di-depan-gedung-Grha-Bhineka-Perkasa-Jaya.jpg)