Berita Deli Serdang Terkini

Keluarga Korban Tabrak Lari di Deli Serdang Sempat Dapat Info Pelaku Sempat Mesum di Dalam Mobil

Para korban tabrak lari di Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang hingga saat ini masih mendapat perawatan intensif di RS Sari Mutiara Lubuk Pakam

|
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
TABRAK LARI : Kondisi korban tabrak lari, Bayu Andika masih terbaring lemah di RS Sari Mutiara Lubuk Pakam, Senin (23/2/2026). Ia bersama istri menjadi korban tabrak lari. 

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUK PAKAM - Para korban tabrak lari di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, kini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sari Mutiara Lubuk Pakam, Senin (23/2/2026).

Tiga orang korban, yakni M Risky (20), Bayu Andika (37), dan istrinya Nadya Larasati (22), masih terbaring lemah di ruang perawatan lantai II dengan didampingi keluarga masing-masing.

Kecelakaan yang terjadi pada Minggu (22/2/2026) malam tersebut melibatkan satu unit mobil Daihatsu Sigra BK 1167 ADR yang dikemudikan oleh Krisman Lase (26).

Pihak keluarga berharap penuh adanya pertanggungjawaban dari pelaku, terutama terkait biaya pengobatan para korban yang mengalami luka serius dan patah tulang.

TABRAK LARI : Kondisi mobil korban usai diamuk massa di kawasan Wonosari Tanjung Morawa, Minggu (22/2/2026). Tiga orang menjadi korban dalam kejadian ini.
TABRAK LARI : Kondisi mobil korban usai diamuk massa di kawasan Wonosari Tanjung Morawa, Minggu (22/2/2026). Tiga orang menjadi korban dalam kejadian ini. (TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA)

Alami Patah Tulang hingga Geser Tulang Pinggang

Benturan keras dalam kecelakaan tersebut mengakibatkan para korban mengalami cedera yang cukup parah dan membutuhkan penanganan medis berkelanjutan.

M Risky didiagnosa mengalami pergeseran pada tulang pinggang, sementara Bayu Andika menderita patah tulang tangan dan luka robek di bagian mulut yang harus mendapat enam jahitan.

Istri Bayu, Nadya Larasati, juga masih mengeluhkan sakit luar biasa pada bagian pinggang akibat memar yang dialaminya saat terjatuh ke parit bersama sepeda motor mereka.

Keluarga mengaku terpukul dengan kejadian ini, mengingat kondisi ekonomi yang sulit membuat mereka terbebani oleh tagihan biaya rumah sakit yang terus berjalan.

"Kami jam 21.00 dapat kabar anak kami kecelakaan. Kata-kata warga yang bawa mobil mesum, cowok sama cewek di dalamnya. Harapan kami, yang nabrak ada tanggungjawab lah. Kami nggak ada biaya untuk rumah sakit ini," ujar Asniati, orang tua M Risky, Senin (23/2/2026).

GRAFIS TABRAK LARI.
GRAFIS TABRAK LARI. (Generated By Notebook)

Motor Masuk Parit dan Mobil Dikepung Warga

Adi, ayah dari korban Bayu Andika, menceritakan kepanikannya saat pertama kali tiba di lokasi kejadian dan melihat kondisi sepeda motor anaknya.

Sepeda motor tersebut ditemukan warga berada di dalam parit, sementara mobil pelaku sudah dalam kondisi rusak berat akibat diamuk massa yang geram dengan aksi tabrak lari tersebut.

Kejadian ini berlangsung saat Bayu dan istrinya sedang dalam perjalanan pulang dari rumah orang tua mereka di kawasan Melati, Perbaungan.

Kini, keluarga hanya bisa pasrah sembari menunggu proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian agar mendapatkan keadilan yang sepadan.

"Pikiran aku tadi malam sudah nggak karuan karena masuk parit motornya. Kalau mobilnya sudah dikerumunin massa. Anakku sekarang patah tangannya dan dibawah mulut kena 6 jahitan. Kalau mantuku masih sakit juga pinggangnya," kata Adi kepada Tribun Medan di rumah sakit.

Pelaku dan Barang Bukti Diamankan Satlantas Polresta Deli Serdang

Kasus kecelakaan lalu lintas ini telah ditangani secara resmi oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Deli Serdang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved