Deli Serdang Terkini

Kesaksian Warga Lihat Begal Bacok Korbannya di Deli Tua, Tak Berani Keluar karena Pelaku Bawa Sajam

Aksi pembegalan brutal yang terjadi di kawasan Simpang Jalan Purwo, Kedai Durian, Deli Tua, menyisakan trauma mendalam bagi warga sekitar.

TRIBUN MEDAN/HAIKAL FARIED
LOKASI PEMBEGALAN - Ade muna, pemilik sebuah bengkel rumahan menunjukkan posisi korban saat dibacok oleh komplotan begal, di kawasan Simpang Jalan Purwo, Kedai Durian, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Senin (26/1/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Aksi pembegalan brutal yang terjadi di kawasan Simpang Jalan Purwo, Kedai Durian, Deli Tua, menyisakan trauma mendalam bagi warga sekitar.

Peristiwa yang terjadi pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 03.06 WIB tersebut terekam jelas di kamera CCTV dan disaksikan oleh warga dari balik jendela rumah.

Seorang pemilik bengkel rumahan, Ade Muna, mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong yang sangat histeris di depan kediamannya.

Kesaksian Mencekam: Warga Hanya Berani Memantau Lewat Jendela Rumah

Ade Muna menceritakan bahwa saat kejadian dirinya bersama suami terbangun karena suara kegaduhan di luar rumah yang sangat mencekam.

Namun, rasa takut yang besar membuat mereka tidak berani membuka pintu karena melihat para pelaku membawa senjata tajam jenis celurit yang cukup panjang.

"Kami hanya melihat dari jendela, niatnya mau menolong, tapi tidak berani karena pelaku membawa senjata tajam sejenis celurit," ungkap Muna, Senin (26/1/2026).

Kekhawatiran warga akan keselamatan nyawa sendiri membuat korban sempat berjuang sendirian menghadapi lima pelaku yang beringas.

Kronologi Serangan: Korban Terus Diburu Meski Sudah Berusaha Masuk Rumah Warga

Berdasarkan rekaman CCTV, korban dipepet oleh dua sepeda motor yang dikendarai oleh lima orang pelaku hingga terjatuh di dekat tiang listrik.

Korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan berlari menuju rumah warga lainnya setelah meninggalkan sepeda motornya di pinggir jalan.

Namun, komplotan begal tersebut tidak memberikan kesempatan bagi korban untuk bersembunyi dan terus menghujani korban dengan bacokan.

Korban bahkan sempat menabrak meja jualan milik warga hingga patah akibat panik mencoba menghindari serangan senjata tajam pelaku.

Temuan Pasca-Kejadian: Bercak Darah Berceceran di Pintu Rumah Tetangga

Setelah merasa situasi mulai aman, Muna dan suaminya memberanikan diri untuk keluar rumah guna mengecek kondisi di lokasi kejadian.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved