Deli Serdang Terkini

Pemkab Deli Serdang akan Pindahkan Pedagang Babi untuk Sementara ke Jl Patimura Lubuk Pakam

Warga muslim yang tinggal di Jln Patimura Kelurahan Lubuk Pakam Pekan Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
PEMINDAHAN SEMENTARA - Alat berat sedang meratakan lahan untuk tempat pedagang daging babi sementara di Jln Patimura Lubuk Pakam beberapa hari lalu. Saat ini warga pun protes dengan rencana tersebut. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Warga muslim yang tinggal di Jln Patimura Kelurahan Lubuk Pakam Pekan Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang saat ini mulai resah dan gelisah.

Hal ini lantaran mereka sudah mendengar ada niatan dari Pemerintah Kabupaten untuk menempatkan sementara pedagang daging babi yang sebelumnya berjualan di sekitaran pasar Delimas akan dipindahkan ke lahan kosong yang ada di Jln Patimura.

Dianggap kalau pemindahan ini kurang tepat karena di kawasan tersebut bukan hanya ditinggali warga non muslim tapi juga warga muslim. 

Selain itu di kawasan ini juga terdapat usaha kuliner halal yang bisa berdampak apabila penjualan daging babi berada di tempat itu. Salah satu warga, Boy Abdilah (46) mengaku lokasi yang mau dibuat untuk pedagang daging babi itu persis di depan pintu rumahnya. 

"Orang Kelurahan pun sudah membenarkan mau di tempatkan di depan rumahku ini mereka. Kami yang muslim tentu keberatan kali lah kok bisa mau ke sini dipindahkan. Aku terus terang saja sampai kapan pun komplain kalau jadi mereka dipindahkan," ujar Boy Abdilah. 

Jarak rumah Boy dengan lokasi lahan hanya sekitar 5 meter. Ia mengaku bersama warga lainnya sudah membuat pernyataan akan keberatan. Masalah ini juga sudah disampaikan kepada pihak Kelurahan.

Zulham salah satu pengelola cafe mengaku juga sangat keberatan akan rencana tersebut. Ia yakin jika itu dilakukan Pemkab maka usahanya akan berpengaruh. Hal ini lantaran jarak lokasi dengan usahanya sangat begitu dekat. 

"Ya kalau ada yang jual gitu ya tentu bisa nggak mau lagi orang datang ke tempat kita. Kami usaha juga punya sertifikar halal makanya orang mau datang ke tempat kita," kata Zulham. 

Jalan Patimura ini juga menjadi tempat tinggal warga keturunan Thionghoa. Di daerah ini juga ada usaha kuliner dari pedagang non Muslim. Informasi yang dihimpun pedagang daging babi di kawasan pasar Delimas sebelumnya ada 8 orang. Karena pasar Delimas sudah resmi ditutup  Pemkab dan pedagangnya sudah dipindahkan ke pasar Bakaran Batu mereka kini tertinggal di kawasan tersebut. 

Mereka belum dipindahkan karena di area pasar bakaran batu belum ada tempat khusus buat mereka. Meski pasar sudah di bangun belasan tahun namun sampai saat ini tempat khusus mereka belum ada tersedia di Pasar Bakaran Batu.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan Deli Serdang, Hesron Girsang yang dikonfirmasi bilang sejauh ini mereka belum ada menerima dan mendengar keluhan dari warga muslim yang ada di Jln Patimura. Ia pun tidak menampik soal rencana pemindahan pedagang daging babi yang ada di kawasan Pasar Delimas ke Jln Patimura. 

" Di Pasar Delimas sudah dimatikan PLN listrik mereka karena nggak aktif lagi pasar Delimas itu. Ada 8 pedagangnya. Kalau di Bakaran Batu nggak mungkin digabung orang itu sama yang umum karena bisa jadi masalah baru dan lebih besar lagi nanti," ucap Hesron.

Dibilangnya, saat ini Pasar Bakaran Batu sedang dalam proses pengembangan lagi. Karena masih banyak pedagang yang belum bisa tertampung makanya Pemkab sedang memproses untuk pembelian lahan di sekitar lokasi. Saat ini tahap ini sedang berproses di Dinas Perkim. 

"Disitu (Jln Patimura) kan ada tanah kosong dan rencana sementara disitu mereka sementara saja. Kalau cepat proses pengadaan tanah ya pindah ke situ mereka. Tanah lagi proses di perkim. Dari pagi sampai jam 9 sajanya mereka di situ nggak sampai sore," bilang Hesron. 

Selain itu ditambahkan nantinya tempat pedagang daging babi itu juga dibuat dengan konsep tertutup. Di lokasi tidak ada proses pemotongan karena semua dilakukan di kawasan Desa Pasar Melintang. 

"Kalau laporan belum sampai ada keberatan ke kita," bilangnya.

(dra/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved