Berita Deli Serdang Terkini

Janda Muda di Deli Serdang Nyaris Diperkosa Majikan saat Hari Pertama Kerja Jadi Babysitter

Informasi yang dihimpun majikan yang dilaporkan korban ini berinisial VR warga Desa Bakaran Batu Lubuk Pakam.

|
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
NYARIS DIPERKOSA - SF ketika menunjukkan bukti lapor atas kasusnya yang telah dilecehkan dan nyaris jadi korban pemerkosaan, Senin (12/1/2026). Kasus ini sedang ditangani Satreskrim Polresta Deli Serdang. 

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUK PAKAM –  SF (22), seorang janda muda di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, mengalami peristiwa traumatis saat baru mulai bekerja.

Korban menjadi sasaran pelecehan seksual dan nyaris diperkosa oleh majikannya sendiri saat menjalani hari pertama sebagai pengasuh anak (babysitter).

Kasus dugaan tindakan asusila ini telah resmi dilaporkan ke Polresta Deli Serdang pada 5 Januari 2026 dengan harapan pelaku segera ditangkap.

Kronologi Penerimaan Kerja Lewat Medos

Korban menceritakan bahwa ia tertarik bekerja di rumah pelaku berinisial VR, warga Desa Bakaran Batu, setelah melihat lowongan kerja di media sosial.

Karena sedang sangat membutuhkan pekerjaan untuk menghidupi anaknya, SF setuju bekerja dengan tawaran gaji sebesar Rp 2 juta per bulan.

Pada awal pertemuan di tanggal 2 Januari, pelaku sempat meyakinkan korban agar tidak merasa takut tinggal di rumah tersebut bersama ibu dan anaknya yang masih balita.

Pelaku bahkan sempat berdalih bahwa dirinya sudah tidak memiliki ketertarikan lagi pada wanita lain karena masalah rumah tangga dengan istrinya.

Pelecehan Dilakukan saat Ibu Pelaku Pergi Bekerja ke Pasar

Situasi aman yang dirasakan korban berubah drastis pada pukul 04.00 subuh saat ibu pelaku berangkat bekerja menjual bumbu ke Pasar Tanjung Morawa.

Memanfaatkan kondisi rumah yang sepi, pelaku VR mulai berani masuk ke kamar dan merayu korban untuk melakukan hubungan suami istri.

SF sempat berteriak histeris saat mengetahui pintu kamar sudah terkunci, hingga pelaku akhirnya meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Namun, janji tersebut diingkari karena pelaku kembali menyerang korban saat SF sedang mengambil popok anak di dalam kamar.

"Di situ mulutku langsung dibekap dan didorongkannya aku ke tempat tidur dengan posisi telungkup, aku berusaha terus untuk melawan," kata SF.

Kabur Melompati Pagar

Korban berhasil menyelamatkan diri dari tindak pemerkosaan setelah melakukan perlawanan sengit hingga pelaku akhirnya keluar dari kamar.

Memanfaatkan momen saat pelaku tertidur, SF nekat kabur dari rumah tersebut dengan cara melompati pagar dan meminta pertolongan kepada tukang becak.

Setelah sampai di rumah keluarganya, korban langsung melakukan visum dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved