Berita Deli Serdang Terkini

Terungkap Modus Ibu dan Anak serta Sang Teman Tukang Becak di Delitua Curi Mesin Pompa Air

Ketiga pelaku mendatanginya dengan maksud menyewa rumah milik korban yang berada di kawasan Jalan Purwo, Gang Anyelir, Delitua.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
BABAK BELUR - Tukang becak diduga mencuri dan membongkar seluruh instalasi listrik di rumah kontrakan korban di Jalan Purwo, Gang Anyelir, Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Medan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Pria tersebut diamuk massa hingga babak belur dan pingsan setelah aksi kejar-kejaran dengan korban, pada Jumat (3/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELI TUA - Aksi kejar-kejaran yang viral antara warga dengan pengendara becak motor (betor) di Delitua, Kabupaten Deli Serdang ternyata menyimpan modus operandi yang sistematis. 

Ketiga pelaku yang merupakan ibu dan anaknya serta tukang becak (teman dari pelaku), tidak sekadar mencuri, tetapi terlebih dahulu menyewa rumah korban.

Demikian diungkapkan oleh korban bernama Ika Maharani (38), warga Jalan Purwo, Gang Anyelir, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, saat ditemui awak media di kediamannya, Sabtu (4/4/2026) sore.

Ika Maharani menceritakan bahwa peristiwa bermula pada Selasa (31/3/2026) siang.

Ketiga pelaku mendatanginya dengan maksud menyewa rumah milik korban yang berada di kawasan Jalan Purwo, Gang Anyelir, Delitua.

Saat itu, tukang becak (pelaku dan juga teman pelaku), ibu dan satu anaknya ini mengaku baru saja diusir dari rumah mertua tiri.

Mereka bertiga mengaku sangat membutuhkan tempat tinggal.

"Awalnya mereka datang mau nyewa rumah, katanya selama ini tinggal di rumah mertua tirinya. Dan saat itu, mereka mengaku baru saja diusir sama mertua tirinya itu," ujar Ika.

Korban yang tidak memiliki kecurigaan sedikit pun akhirnya mengizinkan ibu dan satu anak tersebut untuk menyewa rumah. 

Namun, sebelum menempati rumah sewa tersebut, ibu satu anak (korban) ini meminta izin untuk mengambil uang sewa terlebih dahulu sekaligus memohon agar kunci rumah diberikan lebih awal.

"Jadi dia (pelaku) bilang, 'Nanti, saya keluar dulu ya untuk ambil uang sewanya, tapi kalau bisa saya minta kunci rumahnya dulu biar bisa dibersihkan sama anak saya," kata Ika menirukan perkataan pelaku.


Korban tanpa curiga pun memberikan kunci rumah.

Saat itu juga, tukang becak (teman) tersebut meminta izin masuk ke dalam rumah dengan alasan ingin ke kamar mandi karena kebelet.

"Jadi tukang becak ini izin ke kamar mandi. Tapi setelah saya tunggu kok lama kali, jadi saya tanya sama dia, 'Mesin airnya hidup gak?' Dan saat itu dijawab tukang becak, 'Gak hidup, mungkin minta dipancing (mesin pompa air) aja ini'," katanya.

Tanpa curiga, Ika mengambil air dari rumah lainnya untuk diberikan kepada pelaku agar dapat memancing mesin pompa air yang diduga rusak. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved