Diprediksi Berusia Sekitar 20 Tahun, Temuan Mayat Perempuan dalam Boks Plastik

Temuan jenazah perempuan di Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, sempat menggegerkan warga, Selasa (10/3).

TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul
MAYAT TANPA BUSANA - Warga mengerumuni TKP penemuan jenazah wanita di Jalan Menteng 7, Gang Seorja 3, Kota Medan, Selasa (10/3/2026). Jenazah tahun ditemukan tanpa busana ini diletakkan di dalam kontainer yang dibuang di ladang pisang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Temuan jenazah perempuan di Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, sempat menggegerkan warga, Selasa (10/3). Pasalnya, mayat perempuan dengan kondisi tanpa busana itu ditemukan dibungkus kain dan diletakkan di dalam boks plastik. 

Sejauh ini, pihak kepolisian gabungan dari Polsek Medan Area, Satreskrim Polrestabes Medan, dan Polda Sumut telah melakukan pengecekan awal kondisi jenazah perempuan tersebut. Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto, menjelaskan jika dari hasil pengecekan awal pihaknya mendeteksi jika jenazah tersebut merupakan perempuan yang masih berusia sekitar 20 tahun. 

Ketika ditanya perihal kronologi penemuan jasad perempuan tersebut, Bayu menjelaskan jika pihaknya mendapatkan informasi awalnya jenazah perempuan tersebut ditemukan sekira pukul 11.30 WIB. “Awalnya kita dapatkan informasi adanya penemuan mayat di dalam boks. Saat ini tim tabungan sudah di TKP untuk melakukan serangkaian tindakan penyelidikan," katanya. 

Bayu mengaku, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mendeteksi kondisi pada tubuh korban. Hingga saat ini, dikatakannya pihaknya masih mengumpulkan serangkaian barang bukti pendukung.  "Sementara masih kita kumpulkan barang-barang bukti, bukti pendukung. Di mana nanti sebabnya apa meninggalnya jenazah ini," ungkapnya. 

Sebelum menggegerkan warga, diketahui ternyata sejumlah orang yang sedang beraktivitas tak jauh dari lokasi penemuan jenazah sempat melihat adanya dua orang yang masuk ke ladang tersebut.  "Tadi banyak warga yang bilang ada yang lihat dua orang naik kereta (sepeda motor), satunya pakai pakaian Ojol," ujar warga, Suardi. 

Saat dilihat warga, dua orang pria yang berboncengan sepeda motor itu mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi. Kedua orang yang masih belum diketahui identitasnya itu, dilihat warga langsung menaruh box kontainer itu dan langsung pergi meninggalkan lokasi. 

"Berdua boncengan, kencang tadi orang itu," ucapnya. 

Terlihat, warga sekitar tampak berkerumun di lokasi penemuan jenazah untuk melihat langsung seperti apa kondisi jenazah tersebut. Rasa penasaran warga semakin tinggi saat tim kepolisian melakukan proses penyelidikan awal di lokasi penemuan. 

Bahkan, petugas kepolisian sempat sedikit kewalahan karena banyaknya warga yang semakin mendesak mendekati titik penemuan mayat. Pasalnya, tim kepolisian saat itu harus membutuhkan area yang cukup luas untuk bisa melakukan penanganan awal mendeteksi mayat wanita tersebut. 

"Agak mundur lagi ya semuanya, ini kita masih kerja. Gimana mau kerja kalau semuanya di sini," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto. 

Amatan Tribun Medan, di lokasi tampak personel kepolisian khususnya dari Inafis Polrestabes Medan melakukan pengecekan awal. Mulai dari mengeluarkan jenazah dari dalam box plastik berwana putih bertutup biru itu, hingga akhirnya menempatkan jenazah ke kantong mayat. 

Baca juga: Penggerebekan Sarang Narkoba Dipimpin Wali Kota Medan, Bandar dan Pengedar Kabur

Berselimut Kain Bertuliskan OYO
JENAZAH perempuan yang diprediksi berusia sekitar 20 tahun itu diduga kuat menjadi korban aksi tindak kejahatan. 

Amatan Tribun Medan,, saat ditemukan kondisi korban tampak dalam kondisi yang mengenaskan. Di mana, jenazah yang saat ini identitasnya sudah diketahui oleh pihak kepolisian dimasukkan ke dalam box kontainer berbahan plastik. 

Tak hanya itu, di dalam box berwana putih dengan tutup berwana biru itu kondisi korban tampak diselimuti menggunakan kain berwana merah bertuliskan OYO. Diduga, oknum yang melakukan tindakan ini sengaja membungkus tubuh korban menggunakan kain agar tak mudah diketahui oleh warga. 

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto, mengungkapkan jika saat ini pihaknya sudah mengetahui identitas dari korban. Dikatakannya, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mencari tau penyebab kematian korban.  "Kondisi korban masih baru, karena belum kaku. Ini masih kita lakukan visum untuk memastikan penyebab meninggalnya korban," ujar Bayu. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved