PSDS Deliserdang Tiba di Solo Jelang Play off Degradasi Liga Nusantara
Tim PSDS Deliserdang telah tiba di Solo untuk mempersiapkan diri menghadapi babak play-off degradasi Liga Nusantara musim 2025/2026.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim PSDS Deliserdang telah tiba di Solo untuk mempersiapkan diri menghadapi babak play-off degradasi Liga Nusantara musim 2025/2026. Laga ini menjadi pertaruhan terakhir bagi tim berjuluk Traktor Kuning untuk mempertahankan eksistensi mereka di kasta ketiga sepak bola nasional.
Perjalanan PSDS menuju fase krusial ini tak lepas dari hasil pahit pada laga terakhir putaran ketiga. Kekalahan telak dengan skor 0–3 dari Persipa Pati bukan hanya menutup rangkaian pertandingan fase grup, tetapi juga menyeret PSDS ke situasi sulit yang tak pernah diharapkan sejak awal musim.
Padahal, pertandingan kontra Persipa Pati sejatinya menjadi kesempatan terakhir bagi PSDS Deliserdang untuk mengamankan posisi aman di klasemen. Namun, tekanan besar yang menyelimuti laga tersebut justru membuat permainan PSDS tak berkembang maksimal. Tim asal Deli Serdang itu gagal mengimbangi ketenangan dan efektivitas Persipa Pati yang mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik sepanjang pertandingan.
Hasil negatif tersebut berdampak langsung pada posisi PSDS di klasemen akhir grup. Traktor Kuning harus finis di peringkat kelima dengan koleksi 8 poin dari total 12 pertandingan, hasil dari dua kemenangan, dua kali imbang, dan delapan kekalahan. Posisi tersebut memaksa PSDS masuk ke zona play-off degradasi, sebuah kondisi yang jelas jauh dari target awal tim pada musim ini.
Sebaliknya, kemenangan atas PSDS justru menjadi titik balik bagi Persipa Pati. Tambahan tiga poin membuat tim asal Jawa Tengah itu naik ke peringkat keempat klasemen akhir dengan raihan 10 poin dari dua kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan. Hasil tersebut memastikan Persipa Pati bertahan di Liga Nusantara sekaligus menggusur PSDS dari posisi aman.
Situasi PSDS semakin berat setelah pelatih kepala Mulyadi memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya usai kegagalan di fase grup. Untuk sementara, tongkat estafet kepelatihan kini dipegang oleh Legirin yang ditunjuk sebagai pelatih caretaker dalam menghadapi babak play-off degradasi.
Legirin menyebut timnya tetap melakukan persiapan maksimal meski harus menghadapi berbagai kendala. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah pemain mengalami cedera dan ada pula yang harus absen akibat akumulasi kartu. Meski demikian, ia memastikan kondisi tim terus dibenahi melalui program latihan yang difokuskan pada peningkatan kondisi fisik dan motivasi pemain.
Baca juga: PSDS Deliserdang Tunjuk Legirin sebagai Pelatih Caretaker Gantikan Mulyadi
“Ya alhamdulillah meskipun ada beberapa yang cedera ada juga yang akumulasi kartu, tapi tadi pagi kita sudah latihan menaikkan kondisioningnya. Kita sudah persiapan untuk menghadapi Persitara, yang pasti kita sudah meningkatkan motivasi anak-anak dan juga sudah ada pembenahan-pembenahan,” ujar Legirin.
Pelatih caretaker PSDS itu juga menjelaskan bahwa tim membawa total 20 pemain ke Solo. Para pemain yang dipastikan tidak bisa tampil memang sengaja tidak dibawa agar fokus tim tetap terjaga. Ia menegaskan bahwa fokus utama PSDS saat ini adalah meningkatkan performa bermain, stamina, serta semangat juang para pemain jelang laga hidup-mati di play-off degradasi.
“Kita sendiri fokus mau menaikkan performa bermain dari anak-anak dan juga stamina anak-anak kita tambah sedikit. Semangat mereka untuk bertanding kita tingkatkan lagi dan kami juga sudah memberikan motivasi kepada anak-anak,” lanjutnya.
Legirin pun berharap dukungan penuh dari masyarakat Deli Serdang dapat menjadi tambahan energi bagi timnya dalam menghadapi laga krusial tersebut. Ia optimistis doa dan sokongan suporter bisa menjadi faktor penting dalam upaya PSDS bertahan di Liga Nusantara. “Ya, saya berharap doa dan dukungan dari masyarakat Deli Serdang untuk kita bisa meraih kemenangan dan membawa PSDS ini bertahan di Liga 3,” pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)
| Terpuruk ke Liga 4, PSDS Dinilai Kehilangan Roh Pemain Lokal |
|
|---|
| Kalah dari Persitara, PSDS Degradasi ke Liga 4 |
|
|---|
| Traktor Kuning: Sejarah Panjang yang Ditenggelamkan |
|
|---|
| Terpuruk ke Liga 4, PSDS Deli Serdang Dinilai Kehilangan Roh Pemain Lokal |
|
|---|
| Nasib PSDS Akibat Kalah 0-1 atas Persitara, Turun Kasta ke Liga 4 Musim Depan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tim-PSDS-Deliserdang-ketika-melakukan-persiapan-jelang-Liga.jpg)