Berita Olahraga

PSDS Deliserdang Tunjuk Legirin sebagai Pelatih Caretaker Gantikan Mulyadi

Namun, hasil pertandingan tidak berpihak kepada PSDS meski para pemain telah berjuang maksimal.

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
IST
PSDS DELISERDANG-Pelatih PSDS Deliserdang Mulyadi memberikan arahan kepada para pemainnya dalam pertandingan di Liga Nusantara musim 2025/2026. PSDS Deliserdang harus telan pil pahit terjun ke Play Off Degradasi dan mundurnya pelatih Mulyadi. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Manajemen PSDS Deliserdang resmi menunjuk Legirin sebagai pelatih caretaker untuk sisa kompetisi Liga Nusantara musim 2025/2026. 

Penunjukan tersebut dilakukan setelah pelatih kepala sebelumnya, Mulyadi, memutuskan mengundurkan diri usai kegagalan Traktor Kuning keluar dari zona play-off degradasi.

Manajer PSDS Deliserdang, Yonathan Agung Marsetiyanto, membenarkan keputusan mundurnya Mulyadi yang disebut sebagai pilihan pribadi sang pelatih.

Yonathan menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil lantaran Mulyadi merasa belum mampu memberikan hasil terbaik sesuai target yang telah disepakati bersama manajemen.

“Jadi memang betul dia sudah mundur, memang itu keputusan sendiri. Mungkin dia kecewa dengan hasil yang sudah dia targetkan ke saya, sepertinya dia merasa belum bisa memberikan yang terbaik,” ujar Yonathan.

Yonathan mengakui bahwa kegagalan PSDS menembus zona aman Liga Nusantara menjadi pukulan berat bagi seluruh tim, termasuk manajemen.

 Ia menyebut situasi tersebut sebagai kondisi yang tidak diinginkan siapa pun, terlebih dengan berbagai dinamika yang terjadi selama pertandingan.

“Dan kami pun terpukul dengan hasil seperti ini. Siapa sih yang pengen di posisi seperti ini. Kita juga merasa dirugikan dengan keputusan-keputusan wasit,” katanya.

Meski berada dalam tekanan besar, manajemen PSDS menegaskan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada upaya menyelamatkan diri di babak play-off degradasi.

Yonathan menyebut langkah pertama yang harus dilakukan adalah membangkitkan kembali mental dan motivasi para pemain dengan kondisi skuad yang ada saat ini.

“Jadi bagaimana caranya kita harus memotivasi lagi untuk bisa meraih kemenangan di play-off degradasi dengan kondisi skuad yang ada,” ujarnya.

Untuk menghadapi fase krusial tersebut, PSDS mempercayakan tim kepada Legirin sebagai pelatih caretaker, yang akan dibantu oleh asisten pelatih Dedean.

Yonathan berharap karakter permainan tim bisa kembali terbentuk di bawah arahan pelatih baru.

“Karakternya nanti ditangani Coach Legirin dan dibantu asistennya Dedean,” ucapnya.

Yonathan juga mengungkapkan bahwa manajemen sebelumnya telah menyiapkan bonus besar sebagai motivasi tambahan bagi pemain pada laga terakhir putaran ketiga.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved