Jangan Sepele Mata SePeLe, Saatnya Lebih Peka dengan Insto Dry Eyes
Insto Dry Eyes hadir untuk membantu melembapkan mata dan meredakan rasa tidak nyaman akibat mata kering.
Penulis: Truly Okto Hasudungan Purba | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Cahaya lampu berwarna putih masih menyala terang di sebuah ruangan kantor di kawasan Medan Baru, Kota Medan, ketika jarum jam menunjukkan pukul lima sore. Di balik layar komputer yang belum padam, Wanin (35) masih terus memandangi potongan-potongan video, kemudian diedit menjadi sebuah video utuh. Jemari tangan kanannya menggerakkan tetikus (mouse) untuk memotong dan menggabungkan beberapa potongan video, hingga menambahkan suara dan teks.
Wanin yang sehari-hari bekerja sebagai editor video di sebuah perusahaan media tersebut mengusap matanya perlahan ketika merasakan kedua matanya terasa tidak nyaman (sepet). Tak hanya sepet, ia juga merasakan matanya seperti perih dan lelah. Ia kembali mengusap matanya perlahan, seperti berusaha mengusir rasa lelah yang datang lebih cepat dari biasanya.
“Kalau sudah terasa lelah dan perih, artinya mata saya mulai kering. Biasanya kalau saya menatap layar komputer dalam waktu yang lama, frekuensi berkedip mata berkurang sehingga menyebabkan mata kering,” kata Wanin kepada Tribun-Medan.com, Rabu (14/1/2026).
Menyadari kondisi tersebut, Wanin mengambil Insto Dry Eyes dari laci meja. Ia menengadahkan kepala ke bagian belakang dan menarik kelopak mata bagian bawah hingga membentuk kantung. Wanin lalu meneteskan masing-masing dua tetes Insto Dry Eyes di mata kiri dan kanan. Setelah diteteskan, ia menutup matanya dan menunggu sekitar dua menit. Dua menit berselang, ia membuka kembali kedua matanya.
“Mata tidak lagi terasa perih dan lelah. Cairan dari Insto Dry Eyes memberikan efek pelumas seperti air mata, sehingga mata kering saya menjadi lembab. Saya pun bisa kembali bekerja dengan nyaman,” kata Wanin.
Pengalaman yang sama juga dirasakan Tria Ningsih (25). Pekerjaan sebagai staf keuangan sebuah perusahaan swasta di Kota Medan membuatnya tak bisa lepas dari layar komputer. Beragam laporan keuangan yang harus diselesaikan setiap hari memaksa matanya bekerja keras. Matanya terus menatap deretan angka dan tabel-tabel di layar komputer hingga membuat matanya terasa kering. Pendingin ruangan yang terus menyala membuat matanya semakin kering. Rasa perih muncul perlahan. Ia merasakan sensasi berpasir di kelopak matanya.
Tria mengaku, kondisi ini ia alami setengah tahun lalu. Ketika keluhan sepet, perih, dan lelah (SePeLe) muncul di mata, ia hanya memilih untuk mengedipkan mata dan berharap keluhan itu hilang. Ia merasa, keluhan tersebut merupakan sesuatu yang wajar di tengah konsekuensi pekerjaan yang menuntut fokus yang maksimal di depan komputer.
“Saya menganggap mata sepet, perih dan cepat lelah sebagai keluhan biasa dan muncul sebagai efek dari bekerja. Tapi dari pengalaman teman-teman dan artikel kesehatan yang saya baca, keluhan seperti ini tak bisa dianggap sepele karena menjadi tanda awal mata kering. Benar saja, ketika saya abaikan terus, lama-lama mata semakin lelah dan berat. Kenyamanan bekerja pun jadi terganggu,” kata Tria, Rabu (14/1/2026).
“Tapi itu dulu. Sebulan terakhir saya sudah rutin menggunakan Insto Dry Eyes ketika keluhan mata sepet, kering, dan lelah mulai muncul. Cukup dengan meneteskan satu hingga dua tetes Insto Dry Eyes setiap hari, keluhan mata kering sudah berkurang. Saya pun dapat kembali bekerja dengan nyaman,” lanjut Tria.
Baca juga: Mitos atau Fakta Terlalu Lama Lihat HP Bikin Mata Minus? Berikut Penjelasan Dokter Mata
Tak Sadar Alami Mata Kering
KONDISI yang dialami Wanin dan Tria bukanlah hal yang langka. Gejala mata sepet, perih, dan lelah merupakan tanda-tanda mata kering, sebuah kondisi yang sering muncul akibat berkurangnya frekuensi berkedip saat menatap layar dalam waktu lama.
Berdasarkan Survei Mata Kering Insto Dry Eyes Survei Mata Kering yang dilakukan 710 responden di area Jabodetabek dan Bandung, diperoleh hasil bahwa prevalensi mata kering mencapai 41 persen untuk area Jabodetabek dan Bandung. Artinya, sebanyak 4 dari 10 orang di area tersebut mengalami mata kering. Dari angka 41 persen, sekitar 20 persennya tidak sadar sudah mengalami mata kering.
Dari 20 persen orang yang tidak sadar mengalami mata kering tersebut, sebagian dari mereka dalam kondisi salah menggunakan jenis tetes mata (tetes mata untuk iritasi mata merah). Sebagian lagi tidak take action untuk mengatasi mata kering tersebut, sehingga berpotensi memperburuk kondisi mata keringnya. Bahkan, sebagian orang yang sudah sadar masih salah menggunakan jenis tetes mata (tetes mata untuk iritasi mata merah), dan tidak take action.
Di sinilah dibutuhkan kepekaan terhadap sinyal yang diberikan oleh mata. Mengenali gejala sepet, perih, dan kering sejak dini merupakan langkah awal untuk mencegah kondisi yang lebih serius.
Salah satu solusi yang dapat membantu meredakan gejala mata kering adalah melalui penggunaan tetes mata yang tepat. Insto Dry Eyes dari Combiphar,pun hadir untuk membantu melembapkan mata dan meredakan rasa tidak nyaman akibat mata kering. Dengan penggunaan yang sesuai, mata dapat kembali terasa segar dan nyaman. Dengan begitu, aktivitas bekerja khususnya di depan layar komputer dapat dilakukan dengan nyaman.
| Cadenazzi Absen, Rudiyana Bakal Jadi Andalan PSMS Medan di Depan, Ogah Sepele Lawan Sriwijaya |
|
|---|
| PSMS Medan Ogah Sepele Hadapi Sriwijaya FC yang Krisis Pemain, Kas Hartadi: Target Kita 3 Poin |
|
|---|
| PSMS Medan Hadapi Tim Juru Kunci, Rudiyana Ogah Sepele Lawan Sriwijaya FC Pekan ke-13 Championship |
|
|---|
| Gegara Masalah Sepele, Santri di Makassar Tewas Dianiaya Senior, Pelaku Tersinggung Dengan Korban |
|
|---|
| Jangan Sepele Gejala Asam Urat Bisa Menyebabkan Batu Ginjal, Berikut Gejalanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Insto-Mata-Kering.jpg)