Begal di Binjai
Polisi Ringkus 2 Pelaku Begal yang Bacok Pelajar SMAN 5 Kota Binjai
Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai akhirnya meringkus dua orang pelaku begal terhadap Yudha pelajar SMAN 5 Binjai
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai akhirnya meringkus dua orang pelaku begal terhadap Yudha pelajar SMAN 5 Binjai yang mengalami luka serius pada bagian tangan karena dibacok.
Peristiwa begal itu terjadi di Jalan Sawo 3 Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, tepatya tak jauh dari tenpat pemakaman umum menuju Titi Baru Berngam, Senin (11/5/2026) pagi.
Usai membegal korban, kedua pelaku sempat bersembuyi dari kejaran polisi.
Namun pada, Selasa (12/5/2026) kedua pelaku diringkus Tim Cobra.
Informasi yang dihimpun wartawan, sebelum dibawa ke sel tahanan, kedua pelaku mampir dahulu ke RSUD Djoelham Binjai.
Pasalnya kaki kedua pelaku masing-masing diberikan tindakan tegas terukur alias ditembak polisi karena melawan saat ditangkap.
Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian membenarkan penangkapan tersebut.
Namun Hizkia tak mendetail soal identitas dan kronologi pelaku saat melakukan aksinya hingga akhirnya ditangkap Tim Cobra.
"Besok jam 15.00 WIB akan dilakukan konfrensi pers ya," ucap Hizkia, Selasa malam.
Diketahui sebelumnya, masyarakat yang bertempat tinggal di Jalan Sawo 3, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, mendadak heboh pada, tepatya tak jauh dari tenpat pemakaman umum menuju Titi Baru Berngam, Senin (11/5/2026) pagi.
Pasalnya seorang pelajar yang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama (SMA) menjadi korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau begal.
Peristiwa sadis ini menyita perhatian masyarakat karena terjadi di jam padat aktivitas, sekitar pukul 7.00 WIB.
Korban atas nama Yudha yang kehilangan Honda Vario dan barang berharga lainnya.
Korban menjelaskan, peristiwa bermula dari adanya tabrakan dari belakang oleh terduga pelaku.
Korban pun kehilangan kendali atas motor yang kendarai hingga terjatuh di jalan.
"Saat itu, saya sempat berusaha mempertahankan kereta, tapi ada salah satu langsung mengeluarkan parang," ujar Yudha.
Saat kejadian, korban hendak menuju sekolah. Dia lebih dulu antar ayahnya bekerja lalu lanjut ke sekolah.
"Begitu parang dikeluarkan, langsung mengarah ke leher dan saya tangkis dengan tangan," ucap Yudha.
Akibat kejadian ini, korban mengalami luka pada tangan kiri dan kanan. Luka serius pada kedua tangan itu juga harus dirawat di rumah sakit.
"Kereta dan HP yang dibawa kabur, HP diletak di dashboard kereta," kata Yudha.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.
Laporan korban juga sudah mendarat di Polres Binjai.
"Sedang dalam penyelidikan," ujar Hizkia.
Dalam sepekan terkahir, dua peristiwa begal terjadi. Sebelum Yudha, seorang perempuan juga menjadi korban begal di Jalan Umar Baki, Kelurahan Cengkehturi, Binjai Utara pada malam hari.
Aksi tersebut diduga dilakukan oleh terduga pelaku bersajam. Akibat kejadian ini, korban kehilangan motor jenis metik dan telepon genggam serta laporan tersebut sudah mendarat di Polsek Binjai Utara.
(cr23/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Natalius Pigai Kecewa Nobar Film 'Pesta Babi' Dibubarkan: Pelarangan Harus Lewat Putusan Pengadilan |
|
|---|
| Kritik Sutrisno Pangaribuan untuk Gus Irawan soal Kasus Ibu Hamil Ditandu 30 Km Hendak Melahirkan |
|
|---|
| Jaksa Tak Ajukan Kasasi Vonis 8 Tahun Nelayan Tewaskan Remaja saat Tawuran di Belawan |
|
|---|
| Bangun 20 Gedung Baru dan Bikin Fasilitas Olahraga Gratis, Kapolda Sumut Dapat Penghargaan |
|
|---|
| Gubernur Bobby Angkat Bicara soal Ibu Hamil Ditandu Sejauh 30 KM, Anak di Kandungan Keburu Meninggal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Satreskrim-Polres-Binjai-tangkap-Begal-pelajar-SMAN5_.jpg)