Berita Medan
WinTech Dukung Padel Club League Kick Off, Gairahkan Liga Antarklub Padel Medan
Menurutnya, event ini dirancang untuk membangun kerja sama tim yang solid, bukan hanya mengandalkan kemampuan individu.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Komunitas olahraga padel di Kota Medan kembali menunjukkan geliat positif dengan digelarnya Padel Club League Kick Off yang berlangsung di De Padel, Jalan Putri Hijau, Kota Medan, Minggu (25/1/2026).
Ajang ini menjadi momentum awal kompetisi liga antarklub padel di Medan yang dikemas dalam nuansa persahabatan, kebersamaan, dan kerja sama tim.
Kejuaraan tersebut terselenggara berkat dukungan penuh salah satu sponsor utama, WinTech–Home Electronics & Gadget Medan, yang turut ambil bagian dalam memeriahkan acara.
Dukungan sponsor dinilai memberikan nilai tambah bagi perkembangan olahraga padel yang kini semakin diminati berbagai kalangan masyarakat.
Sebanyak lima klub padel yang ada di Kota Medan ambil bagian dalam event ini, yakni Tipsy, Tip2y, MPC, Ultra Padel, dan PXDL. Masing-masing klub diwakili maksimal 12 pemain, dengan komposisi delapan pemain putra dan empat pemain putri. Format tersebut dirancang untuk mendorong kolaborasi lintas gender sekaligus memperkuat kekompakan tim.
Panitia pelaksana, Jessica Octavina, menjelaskan bahwa Padel Club League Kick Off ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan lebih mengedepankan konsep laga persahabatan antarklub.
Menurutnya, event ini dirancang untuk membangun kerja sama tim yang solid, bukan hanya mengandalkan kemampuan individu.
“Event ini dalam rangka laga persahabatan antar semua klub yang ada di Medan. Jadi ini lebih ke teamwork,” ujar Jessica.
Ia menuturkan bahwa konsep pertandingan kali ini dibuat berbeda dari turnamen padel pada umumnya.
Jika biasanya pasangan bermain sudah ditentukan secara tetap, dalam event ini setiap pemain akan dipasangkan secara acak di setiap pertandingan. Hal tersebut bertujuan untuk menguji kekompakan dan adaptasi seluruh anggota tim.
“Biasanya kalau pertandingan itu semua fix partner. Tapi untuk kali ini semuanya random. Jadi setiap match itu bakal kita undi, pemain juga nggak tahu dia bakal berpasangan sama siapa. Ini benar-benar kerja keras untuk satu tim,” katanya.
Jessica menambahkan, konsep tersebut memberikan gambaran bagaimana sebuah tim bisa meraih kemenangan melalui kebersamaan dan strategi kolektif, bukan semata-mata mengandalkan pasangan tertentu.
Ia menegaskan bahwa setiap klub diwakili 12 pemain yang terdiri dari delapan pria dan empat wanita, sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan panitia.
Selain sebagai ajang kompetisi persahabatan, Jessica berharap kegiatan ini dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat luas untuk lebih mengenal olahraga padel.
Ia menyebut padel sebagai olahraga yang ramah bagi pemula, termasuk bagi kaum perempuan.
| Penjaga Malam Dibacok Geng Motor Usai Kejar Pelaku Perampasan Tas, Kini Dirawat di RS Eshmun |
|
|---|
| Gowes ke Kantor, Rico Waas Beri Pesan Surat Edaran Tentang Transformasi Budaya Kerja ASN |
|
|---|
| Kepala Disnaker Medan: 110 Ribu Pencari Kerja Dalam Setahun, Mahasiswa Disiapkan Sejak Dini |
|
|---|
| Cerita Lidya, Agen Lion Parcel di Medan, Tumbuh Berkat Tren Bisnis Fesyen |
|
|---|
| 25 Ruas Jalan Utama Medan Ditarget Tanpa Kabel Semrawut, Rico Waas Ingin Kota Tertata dan Estetik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Komunitas-olahraga-padel-di-Kota-Medan-kembali-menunjukkan.jpg)