Berita Medan

Pecahkan Rekor Muri, Asesmen Bahasa Inggris Online 4 diikuti 11 Ribu Pelajar Se-Indonesia

Nora menjelaskan kegiatan yang juga didukung Pearson memiliki tujuan meningkatkan kesadaran

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
REKOR MURI ASESMEN TERBANYAK Sejumlah pelajar mengikuti asesmen bahasa Inggris online 4 keterampilan di SMA Methodist 2 Medan, Sabtu (9/8). Medan Pustaka Mas (MPM) menggelar pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui asesmen bahasa inggris online empat keterampilan dengan kategori peserta terbanyak mencapai 11 ribu pelajar dari 18 kota besar di Indonesia. 

TRIBUN-MEDAN.COM, Medan- Penyedia layanan solusi pendidikan terbesar se-Indonesia, Medan Pustaka Mas (MPM), dan didukung oleh Pearson, menggelar pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI) melalui Asesmen Bahasa Inggris Online Empat Keterampilan Terbesar di Indonesia dengan kategori peserta tes terbanyak.

Mewakili pihak MPM selaku Marketing Manager Medan Area, Nora Halim, mengatakan jumlah peserta yang ikut pada pemecahan rekor MURI mencapai 11 ribu pelajar di 18 kota besar di Indonesia.

Adapun ke 18 kota tersebut Aceh, Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, Medan, Rantauprapat, Binjai, Pekanbaru, Solo, Semarang, Batam, Pontianak, Palembang, Makassar, Balikpapan, Sangatta, dan Samarinda.

"Untuk Kota Medan sendiri diikuti lebih dari tiga ribu pelajar di 20 sekolah," kata Nora saat memantau jalannya asesmen di SMA Methodist 2 Medan, Sabtu (9/8).

Nora menjelaskan kegiatan yang juga didukung Pearson memiliki tujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris berbasis standar global di kalangan pelajar, serta menyediakan metode pengukuran kemampuan yang cepat, akurat, dan terpercaya.

"Asesmen ini menggunakan standar global GSE (Global Scale of English) dan CEFR (Common European Framework of Reference), melalui tes yang berlangsung sekitar 60 menit kita bisa memperoleh hasil secara akurat dalam waktu kurang dari 15 menit setelah tes selesai," ujarnya.

Nora menyebut kegiatan asesmen ini menjadi bukti nyata potensi besar teknologi dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

"Karena suksesnya asesmen ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Medan Pustaka Mas, tetapi juga bagi dunia pendidikan Indonesia secara keseluruhan," kata Nora.

Staf pengajar Bahasa Inggris SMA Methodist 2 Medan, Djuliana Arsat, menyambut baik kegiatan yang digelar MPM bekerjasama dengan Pearson dalam upaya pemecahan rekor MURI. Ia berharap melalui kegiatan ini anak-anak dapat lebih siap menjawab tantangan global di masa depan.

"Kegiatan ini positif bagi anak-anak. Melalui asesmen ini dengan soal yang global anak-anak tidak lagi terpaku dengan soal dari guru saja tapi sudah siap dengan soal dari manapun mereka siap. Dan lebih mempersiapkan siswa untuk di masuk ke universitas atau dunia kerja," ungkap Djuliana.

Salah satu peserta asesmen Bahasa Inggris online pelajar kelas XI SMA Methodist 2 Medan, Garvyn Zephania boru Sitanggang, mengaku baru pertama kali mengikuti asesmen, sehingga ia sempat merasa deg-degan.

"Kesulitan enggak cuma sempat deg-degan aja, karena baru pertama kali. Menurut aku yang agak sulit itu listening, soalnya aksen inggris banget jadi aku harus pelan-pelan dengerin dengan seksama. Kalau yang lainnya susah-susah gampang ya menurut aku." tutup Garvyn.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved