Berita Medan

Pilu Sriana, Suami Tewas Diduga Dibegal Saat Cari Nafkah, Kini Terlilit Utang Biaya Rumah Sakit

Kepedihan akibat kepergian sang suami pada 11 Juli lalu nyaris membuat air matanya kering.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Sriana (42) istri dari Iman Kurnia Abadi (45) tukang ojek pangkalan yang diduga tewas akibat dibegal di Jalan Yos Sudarso, depan Gang Taik, Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, ketika diwawancarai, Rabu (30/7/2025). Ia tak kuasa membendung air matanya saat menceritakan kepedihan hatinya karena sang suami meninggal tragis. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Sriana (42) istri dari Iman Kurnia Abadi (45), tukang ojek pangkalan yang diduga tewas akibat dibegal tak kuasa membendung air matanya.

Kepedihan akibat kepergian sang suami pada 11 Juli lalu nyaris membuat air matanya kering.

Ketika ditemui, ia bolak-balik menarik nafasnya dalam-dalam sambil meletakkan tangan ke dada, agar air matanya tak keluar.

Namun kepedihan tak bisa lagi ia tutupi. Tangisnya pecah, terisak-isak.

Bibirnya berulangkali tergagap-gagap saat berbicara sambil menangis, bercerita betapa perih hatinya.

Kepedihan bertambah kala ia mengingat kalau suaminya tewas setelah dilempar balok oleh orang tak dikenal (OTK), hingga terjatuh ke aspal, lalu terseret.

Sedih kehilangan sang suami, amarah dan dendam berkecamuk di dadanya.

Sriana menceritakan, selepas suaminya meninggal diduga akibat dibegal dan pelakunya belum ditangkap, muncul permasalahan baru.

Beberapa diantaranya, kesulitan mencari nafkah hingga terlilit utang ke RSU Bina Kasih Medan.

Sriana menanggung utang perawatan suaminya selama 3 hari 2 malam, sekitar Rp 20 juta.

Sebab, perawatan suaminya tak bisa ditanggung Jasa Raharja lantaran Iman korban kejahatan, bukan kecelakaan.

Akibatnya, kini ia putar otak supaya bisa membayar utang sebesar Rp 17 Juta tersebut.

Biaya perawatan suaminya sebenarnya sebanyak Rp 38 juta. Namun pihak RS memberikan keringanan menjadi Rp 20 juta.

Akan tetapi Sriana baru membayar biaya RS sebesar Rp 3 juta. Itupun diambil dari tabungan ia dan suami selama ini.

Apalagi ia yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Malaysia selama 10 bulan belakangan, belum memiliki uang sebanyak itu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved