Sumut Terkini

Wacana Kenaikan Upah RT Menggantung di Pemerintahan Siantar yang Baru

Sebagaimana diketahui, pemerintahan sebelumnya sempat merencanakan kenaikan honor perangkat kelurahan dan relawan Posyandu

Tayang:
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ALIJA
WACANA KENAIKAN HONOR RT - Wali Kota dan Wakil Wali Pematangsiantar, Wesly Silalahi dan Herlina saat tampil di Debat Pilkada 2024, Isu upah RT dan relawan posyandu sempat muncul pada debat tersebut. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Wacana kenaikan honor RT dan Relawan Posyandu mandek di masa pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi dan Herlina.

Sebagaimana diketahui, pemerintahan sebelumnya sempat merencanakan kenaikan honor perangkat kelurahan dan relawan Posyandu pada tahun 2024. 

Saat itu, pelbagai alasan dilontarkan DPRD Pematangsiantar yang mayoritas menuding kenaikan honor adalah jangan terjadi karena momen tahun politik. 

Namun sekarang, hingga lebih dari 100 hari perjalanan pemerintahan Wesly-Herlina, nasib soal kenaikan upah ini bahkan tak pernah dibahas lagi. Baik Pemko Pematangsiantar dan DPRD Pematangsiantar terkesan lupa.

“Dulu Ibu Susanti sempat ada rencana menaikkan upah kami. Tapi ditolak DPRD karena alasan waktu itu Pemilu dan Pilkada. Nyatanya sampai Wali Kota baru pun, tak ada itikad mereka menaikkan honor kami,” ucap seorang Ketua RT asal Kecamatan Siantar Sitalasari. 

Tobing, salah seorang warga yang pengin mencalonkan diri sebagai kepala lingkungan di kompleks perumahannya pun mengaku tak tertarik dengan upah yang ditawarkan. 

Sebab upah yang ditawarkan tak sebanding dengan integritas yang harus dijaga.

Di Kota Pematangsiantar, upah Ketua RT saat ini adalah Rp 125 ribu, Ketua RW adalah sebesar Rp 150 ribu dan Kepala Lingkungan sebesar Rp 175 ribu. 

“Kalau upahnya cuma Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu, ya ini yang buat kita terpaksa terima salam tempel dari warga yang pengin ngurus administrasi kependudukan kan. Ya wajar jadinya kalau ada warga ngasih Rp 20-50 ribu, kita ambil,” katanya.

Sementara itu, Camat Siantar Sitalasari Syahrul Ramadhan Pane mengaku memang pembahasan terhadap honor RT, RW dan Kepala Lingkungan tak ada lagi dibahas bersama DPRD Pematangsiantar. Saat ini, honor yang resmi dinaikkan adalah relawan Posyandu.

“Honor RT memang belum naik. Honor relawan Posyandu yang sudah dinaikkan,” kata Syahrul. 

Anggota Komisi I DPRD Pematangsiantar yang sempat menolak kenaikan honor RT, Ilhamsyah Sinaga menyebut bahwa kenaikan honor RT, RW ataupun Kepala Lingkungan tak diusulkan oleh Camat di Siantar

“Tergantung para camatlah apakah mereka masukkan jadi usulan mereka,” terang Ilham melemparkan masalah ini adalah kewenangan Camat. 

Sementara saat disinggung terkait wacana kenaikan upah RT, RW dan Kepling ini sempat menjadi topik debat dalam debat Pilkada Kota Pematangsiantar Tahun 2024, Ilham yang mendukung Wesly Silalahi - Herlina dari Partai Demokrat mengaku ini bukan kesalahan wali kota terpilih.

“Belum tentu juga mandeknya di tangan wali kota (Wesly Silalahi). Kalau nggak diusulkan camatnya? berarti camatnya yang nggak mikiri perangkatnya,” pungkasnya.

(alj/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved