Berita Viral

Sosok Pria Anggota Ormas Beraninya Ancam Purnawirawan Polri, Kini Nasibnya Apes di Kantor Polisi

Nasib preman berpakaian anggota organisasi masyarakat (ormas) beraninya mengancam seorang purnawirawan polisi.

Editor: Salomo Tarigan
HO/Polda Metro Jaya
PREMAN PASAR DITANGKAP - Preman pasar yang mengintimidasi purnawirawan Polri ditangkap Resmob Polda Metro Jaya, Rabu (14/5/2025) dini hari. 

TRIBUN-MEDAN.com - Nasib preman pasar berpakaian anggota organisasi masyarakat (ormas), beraninya mengancam seorang purnawirawan polisi.

Pendi Permana mengintimidasi purnawirawan Polri di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur.

Aksinya viral di media sosial.

Setelah viral dan jadi perbincangan, Resmob Polda Metro Jaya bertindak mengamankan pria yang mengintimidasi purnawirawan Polri tersebut.

Baca juga: Kunjungi PAUD Melati Desa Tarabunga, Ketua TP PKK Ajari Anak Belajar Alfabet

Peristiwa itu viral di platform media sosial tepatnya pada Sabtu (10/5/2025) malam.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardy Marasabessy menuturkan pelaku ditangkap di kontrakannya hari ini Rabu (14/5/2025) dini hari.

"Sudah ditangkap di Jalan Kramat Barat 21 no. 4, RT 02/04, Kampung Tengah, Kecamaran Kramatjati, Jakarta Timur," ucapnya kepada wartawan, Rabu (14/5/2025).

Adapun kronologis singkat kejadian bermula saat korban selaku kepala keamanan yang sedang duduk di Pos Pantau Pasar Induk Kramat Jati, tiba-tiba tanpa sebab diintimidasi.

Baca juga: Bukannya Makin Cantik, Usai Operasi Hidung Malah Miring Benjol, 3 Wanita Korban Klinik Kecantikan

Teguh, Kepala Keamanan Pasar Induk Kramatjati sekaligus purnawirawan Polri, menjadi saksi sekaligus korban dari aksi brutal tersebut.

Dalam pengakuannya, Teguh bercerita bagaimana intimidasi itu bermula, saat Pendi tak terima dengan penertiban pedagang kaki lima (PKL) pada Sabtu (10/5/2025).

 

"Pelaku mendorong dengan badan lalu mengatakan Mau Ngajakin Ribut Lu, Kenapa Semua Pedagang Saya Gak Boleh Dagang, Atas Perintah Siapa Itu," ucap Ressa.

Selanjutnya pada saat korban berdiri, pelaku langsung meninggalkan tempat tersebut ke arah Lobi Cabai. 

Saat korban berusaha mengejar pelaku, situasi nya tidak memungkinkan. 

Teguh yang mengejar Pendi hingga ke area loading cabai, mendapati massa ormas telah hadir dalam jumlah cukup besar, menambah suasana mencekam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved