Berita Viral
UCAPAN Aang yang Bikin Warga Ngamuk Usai Istri dan Anaknya Tewas Berpelukan Terseret Banjir Sukabumi
Alih-alih panik kehilangan anggota keluarganya, Aang tampak santai bahkan sempat berjualan di toko kelontongannya di Pasar Palabuhanratu.
"Sia salakinya hah, g*blog gelo a*jing, sia gelo a*jing bih. (kamu suaminya ya, G*blog gila a*jing, kamu gila a*jing bih)," kata warga memaki Aang.
"Komo Abdi suamina (apalagi saya suaminya)," jawab Aang.
Baca juga: Jadwal Libur Lebaran, Cuti Bersama, dan Libur Sekolah Idul Fitri 20205
Untuk menghindari amukan warga, Aang dibawa oleh Lurah Palabuhanratu.
Kasi Operasi Kantor SAR Jakarta, Ahmad Rizkiansyah mengungkapkan, setelah berupaya pencairan korban dari material rumah yang roboh, kedua korban ditemukan pukul 13.30 WIB.
"Kedua korban bisa ditemukan bersama-sama, keduanya saling berpelukan dalam kondisi sudah meninggal dunia," ujarnya, kepada awak media.
Aang disebut telah berbohong tentang keberadaan istri dan anaknya usai banjir bandang menerjang Palabuhanratu.
Menurut informasi dari saksi bahwa ibu dan anak ini menjadi korban banjir, keduanya tidak bisa menyelamatkan diri. Pasalnya air sudah tinggi.
"Ini pada saat airnya memang sudah tinggi dengan arus yang sangat deras itu ibu dan anak masih di dalam rumah belakang rumah pada saat airnya mulai menghantam rumah tersebut ibu dan anak ini terjatuh," jelasnya.
Baca juga: Wanita di Kota Tegal Diduga Ditusuk Pacar di Depan Kos, Pisau Masih Tertancap di Pelipis
Saat ini tim Basarnas bersama dengan unsur petugas gabungan dan relawan masih berupaya mencari korban lainnya.
"Secara keseluruhan data yang kita punya kita masih mencari ada lima orang lagi longsor di daerah Lengkong dengan satunya di Simpenan," tutupnya.
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com
(*/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SOSOK-Aang-Asik-Jualan-Saat-Anak-Istri-Tewas-Pelukan-tak-Percaya-Jadi-Korban-Banjir-Palabuhanratu.jpg)