Banjir

Berita Foto: Kerap Banjir Selepas Hujan, Dampak Buruknya Saluran Drainase di Sari Rejo

Banjir kerap terjadi usai hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur, sehingga merendam permukiman warga.

Tayang:
Berita Foto: Kerap Banjir Selepas Hujan, Dampak Buruknya Saluran Drainase di Sari Rejo - BANJIR-DI-SARI-REJO-3.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Aktivitas warga saat banjir menggenangi permukiman padat penduduk di Jalan Langgar, Gg Jawa, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Senin (10/2/2025). Buruknya saluran drainase menjadi salah satu penyebab banjir usai hujan mengguyur.
Berita Foto: Kerap Banjir Selepas Hujan, Dampak Buruknya Saluran Drainase di Sari Rejo - BANJIR-DI-SARI-REJO-2.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Aktivitas warga saat banjir menggenangi permukiman padat penduduk di Jalan Langgar, Gg Jawa, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Senin (10/2/2025). Buruknya saluran drainase menjadi salah satu penyebab banjir usai hujan mengguyur.
Berita Foto: Kerap Banjir Selepas Hujan, Dampak Buruknya Saluran Drainase di Sari Rejo - BANJIR-DI-SARI-REJO-1.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Aktivitas warga saat banjir menggenangi permukiman padat penduduk di Jalan Langgar, Gg Jawa, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Senin (10/2/2025). Buruknya saluran drainase menjadi salah satu penyebab banjir usai hujan mengguyur.
Berita Foto: Kerap Banjir Selepas Hujan, Dampak Buruknya Saluran Drainase di Sari Rejo - BANJIR-DI-SARI-REJO.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Aktivitas warga saat banjir menggenangi permukiman padat penduduk di Jalan Langgar, Gg Jawa, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Senin (10/2/2025). Buruknya saluran drainase menjadi salah satu penyebab banjir usai hujan mengguyur.

TRIBUN-MEDAN.COM, Medan - Sejumlah warga melakukan aktivitas saat banjir merendam di kawasan Jalan langgar dan Jalan Bilal, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Senin (10/2/2025). 

Dari pantauan dan berdialog dengan warga sekitar, diketahui karena buruknya saluran drainase. Akibatnya curah hujan yang deras tak sanggup ditampung drainase.

Banjir kerap terjadi usai hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur, sehingga merendam permukiman warga. Sebanyak ratusan rumah terendam banjir. 

Beberapa warga lainnya menguras banjir yang masuk ke dalam rumah. Ada juga yang membersihkan lumpur sisa banjir. Sejumlah anak-anak tampak asyik mandi di air banjir. 

Untuk ketinggian air bervariasi mulai selutut orang dewasa hingga 1 meter. Buruknya saluran drainase salah satu penyebab banjir. 

Warga berharap Pemerintah Kota Medan dapat membantu untuk memperbaiki saluran drainase, terutama saat intensitas curah hujan tinggi, segera diatasi karena selain aktivitas lumpuh, tidak sedikit peralatan rumah tangga rusak akibat terendam banjir.

(sir/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved