Berita Viral

KISAH Sukatma, Pencipta Lagu Dangdut Untuk Biduan Papan Atas, Kini Stroke Hidup dari Royalti

Ukat masih sesekali membuka YouTube untuk melihat video-video musisi muda yang mungkin sedang membawakan karyanya.

Tayang:
Kompas.com
KISAH Sukatma, Pencipta Lagu Dangdut Untuk Biduan Papan Atas, Kini Stroke Hidup dari Royalti 

Ukat bukanlah sosok yang ingin berada di puncak seorang diri. 

Dengan rendah hati, Ukat selalu mengatakan keberhasilan lagu-lagunya adalah hasil dari para penyanyi yang membawakan karyanya dengan sepenuh hati. 

“Lagu tuh saya kasih sama siapa aja jadi yang bikin ngetop ya mereka sendiri,” ucap Ukat di kediamannya di Jalan Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Minggu (13/10/2024), dikutip dari Kompas.com. 

Akan tetapi, di usia 78 tahun ini, tubuh Ukat S mulai merasakan dampak usia menuai. 

Sejak awal 2024, ia mengalami stroke. 

Baca juga: DETIK-DETIK Truk Pengangkut Batu di Subang Tabrak 5 Kendaraan di Depan, 2 Orang Tewas, 5 Terluka

“Semenjak kena stroke di awal Januari 2024, jadi kalau untuk nulis lirik lagu masih bisa, cuma sudah agak lambat. Sempat tidak bisa jalan tapi terapi terus, alhamdulillah sudah baikan,” ucap anaknya, Siska Handayani.  

Sejak terserang stroke, teman-teman seprofesinya sering datang berkunjung untuk memberikan dukungan.  

Bahkan, beberapa waktu lalu, sekelompok seniman dan musisi menggelar acara di rumahnya.  

“Pada main musik di sini. Semacam tribute mungkin ya, itu charity mereka. Bapak tidak ngeluarin apa-apa gitu, jadi sound disponsorinnya sama Caca Handika,” tutur Siska.  

Meski kini lebih sering beristirahat di rumah, Ukat tetap mengikuti perkembangan dunia musik. 

Baca juga: Nil Maizar Berharap PSMS Medan Bisa Segera Bermarkas di Stadion Utama Sumut

Ukat masih sesekali membuka YouTube untuk melihat video-video musisi muda yang mungkin sedang membawakan karyanya. 

Royalti dari lagu-lagu ciptaannya, yang telah terdaftar di lembaga manajemen kolektif harmony dan Royalti Anugerah Indonesia (RAI), masih menjadi sumber penghasilan utamanya.  

Dengan royalti yang terus mengalir, Ukat S mendapatkan dukungan finansial yang cukup untuk kebutuhan hidupnya, meskipun ia tak lagi aktif di atas panggung.  

"Setiap enam bulan sekali ada pencairan dari royalti, besarannya tergantung pemakaian. Bisa mencapai Rp80 juta per tahun," jelas Siska.  

Kini, Ukat menikmati sisa hidupnya dalam keheningan dan kenangan.  

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved