Berita Viral

Suara Lirih Hanni NewJeans saat Bersaksi soal Kasus Bullying di Industri K-Pop

Hanni NewJeans (20) bernama asli Phạm Ngọc Hân atau Hanni Pham, lahir pada 6 Oktober 2004.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AbdiTumanggor
Yonhap via REUTERS
Hanni Bersaksi soal Kasus Bullying di Industri K-Pop, dilaporkan media Korea JoongAng Daily, Selasa (15/10/2024). (Yonhap via REUTERS) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Hanni NewJeans (20) bernama asli Phạm Ngọc Hân atau Hanni Pham, lahir pada 6 Oktober 2004.

Sehingga usianya pada saat ini baru menginjak 20 tahun.

Hanni adalah seorang penyanyi Vietnam kelahiran Melbourne, Victoria, Australia.

Ia tergabung dalam grup vokal perempuan Korea Selatan NewJeans.

Hanni memiliki kewarganegaraan ganda yakni Vietnam dan Australia.

Dia memiliki seorang adik perempuan, Jasmine yang lahir pada tahun 2007.

Ayahnya berasal dari Hanoi dan ibunya berasal dari Kota Ho Chi Minh.

Beberapa waktu sebelum kelahirannya, keluarganya bermigrasi ke Australia

Dari Australia pindah ke Korea Selatan.

Dikutip dari Reuters, di Melbourne, Hanni pernah menjadi tim dance AEMINA Dance Crew.

Kemudian dia lolos audisi Big Hit Global Audition pada Oktober 2019.

Masa magang Hanni dimulai pada 2020 dan berlangsung selama dua setengah tahun hingga akhirnya debut bersama NewJeans.

Hanni adalah magang pertama dari Vietnam di HYBE (nama baru Big Hit).

Sorotan Publik saat Bersaksi soal Kasus Bullying di Industri K-Pop
Hanni salah satu penyanyi muda yang menyampaikan kesaksiannya soal kasus bullying atu intimidasi di Industri K-Pop di parlemen Korea Selatan pada Selasa (15/10/2024).

Ia menceritakan pengalamannya mengalami intimidasi di industri K-Pop dan menuntut agar para artis muda diperlakukan dengan lebih baik.

New Jeans sendiri terjebak di tengah perselisihan eksekutif ADOR dan label induknya, HYBE.

Selama bertahun-tahun industri K-pop telah dipenuhi keluhan tentang tekanan tinggi dan intimidasi yang memicu seruan dari penggemar ke perusahaan agar melindungi para artis.

Hanni NewJeans menjadi salah satu saksi di depan Majelis Nasional Komite Lingkungan dan Tenaga Kerja atas tuduhan bullying di tempat kerja yang diajukan bulan lalu.

"Kita semua manusia. Saya pikir banyak orang melupakan itu," lirih suara Hanni bergetar saat menceritakan pengalamannya kepada perwakilan di Majelis Nasional di Seoul bagian barat.

"Saya memahami bahwa kontrak untuk artis dan trainee mungkin berbeda [dari kontrak pekerja biasa], tetapi kita semua manusia," tuturnya seperti diberitakan Korea JoongAng Daily, Selasa (15/10/2024).

Hanni NewJeans Bersaksi
Hanni NewJeans yang diberitakan Korea JoongAng Daily, Selasa (15/10/2024). (Yonhap via REUTERS)

Klaim pelecehan di tempat kerja muncul saat siaran langsung YouTube pada 11 September 2024 lalu.

Hanni kala itu mengklaim bahwa manajer satu group memerintahkan artisnya untuk "mengabaikan" Hanni.

Selama siaran langsung yang sama, kelima member NewJeans juga menuntut agar HYBE mengembalikan Min Hee-jin sebagai CEO ADOR.

Hanni menyebut telah melaporkan masalah ini pada Agustus 2024, namun Kim Ju-young mengaku tidak bisa berbuat banyak.

CEO ADOR Kim Ju-young juga hadir sebagai saksi.

Pemeriksaan berlangsung sekitar lebih satu jam, dari pukul 14.40 hingga 15.40 KST.

Kim Ju-young berjanji akan meninjau peraturan internal perusahaan terkait pelecehan di tempat kerja dan memberikan perhatian lebih kepada para artis.

(*/Tribun-Medan.com/reuters)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved