Sumut Terkini
Drama Tangkap Lepas Polda Sumut vs Zahir Tersangka Suap hingga Melenggang Bebas Nyalon Jadi Bupati
Direktorat reserse kriminal khusus Polda Sumut resmi menangguhkan penahanan Zahir, eks Bupati Batu Bara yang kini mencalonkan diri lagi sebagai Bupat
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Direktorat reserse kriminal khusus Polda Sumut resmi menangguhkan penahanan Zahir, eks Bupati Batu Bara yang kini mencalonkan diri lagi sebagai Bupati pada Senin 23 September kemarin.
Polisi menyebut, penangguhan dilakukan karena Zahir merupakan peserta pemilu, yakni calon Bupati Batu Bara sesuai pengukuhan KPU Kabupaten Batu Bara.
Penangguhan dilakukan beberapa jam sebelum komisi pemilihan umum (KPU) Batu Bara mengumumkan calon dan mengundi nomor urut peserta, atau sebelum pengumuman keluar.
Karena sudah dibebaskan sebelum pengumuman dan pencabutan nomor urut dari KPU, Zahir pun dengan percaya diri hadir ke KPU Batu Bara pada malam harinya.
Polisi menjelaskan, proses hukum terhadap Zahir akan ditunda sementara karena merujuk pada surat telegram Kapolri nomor ST/1160/V/RES.1.24.2023 tentang penundaan proses hukum terkait pengungkapan kasus tindak pidana yang melibatkan peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Alasan Polisi melakukan ini guna menjaga situasi tetap kondusif dan menjaga supaya tidak ada pengaruh dari pihak tertentu.
“sudah ada petunjuk melalui STR tersebut dalam rangka menjaga kondusifitas pemilu. Untuk itu kita tunda dulu sehingga tidak mempengaruhi adanya kepentingan-kepentingan pihak tertentu dalam pelaksanaannya,” kata Hadi.
Jalan Berliku Zahir vs Polisi
Zahir ditetapkan tersangka dugaan suap seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada 29 Juni.
Sejak awal dipanggil untuk diperiksa ia kerap mangkir, sampai akhirnya Polda Sumut memasukkannya ke dalam daftar pencarian orang (DPO) pada 29 Juli lalu.
Bukan menyerahkan diri, ia malah mengajukan permohonan praperadilan sah tidaknya penetapan tersangka yang dilakukan Polisi.
Tapi belakangan permohonan praperadilan itu dicabut, kemudian dikabulkan oleh pengadilan negeri Medan.
Pada 12 Agustus kemarin, Zahir disebut menyerahkan diri ke Polda Sumut, tapi kemudian penahanannya ditangguhkan.
Polisi menjelaskan, penyidik memiliki pertimbangan kenapa tersangka dugaan suap yang melawan Polisi malah ditangguhkan usai menyerahkan diri.
Beberapa alasan ialah tidak melarikan, tidak menghilangkan barang bukti dan tidak mengulangi perbuatannya.
| Harga LPG Non Subsidi Naik, Pengamat Nilai UMKM Tertekan dan Rawan Pengoplosan |
|
|---|
| Ketum Hipmi Akbar Buchari Disebut Kutip Uang Rp 3,5 Milliar dari Proyek DJKA untuk Pilkada |
|
|---|
| BNI Tuntaskan Pengembalian Dana CU Paroki Aek Nabara |
|
|---|
| Instruksi Mendagri, Pemko Siantar Hibahkan Rp 25 Miliar Untuk Bener Meriah |
|
|---|
| Babak Baru, Polda Sumut Segera Naikan Penyidikan Kasus Jaksa Todong Pistol ke Sekuriti di Medan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Zahir-Bupati-Batu-Bara-tahun-2018-2023.jpg)