TRIBUN WIKI

Pelesiran ke Huta Siallagan hingga Tomok, Belajar Budaya dan Sejarah Batak Toba lewat Souvenir

Huta Siallagan menjadi destinasi yang kerap dikunjungi wisatawan di kala berkunjung ke Kabupaten Samosir.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
Seorang pedagang sekaligus pengrajin di Huta Siallagan beberapa waktu lalu. Gibson sedang menjelaskan makna Boraspati sambil memegang Gondang Hasapi. 

Boraspati digambarkan sebagai seekor cicak, yang bermakna bisa hidup di mana saja.

“Jadi kata orang tua dulu, kalau bisa kehidupan orang Batak itu sama seperti cicak, yaitu bisa hidup/nempel di mana saja,” tutupnya.

Harga yang ditawarkan untuk berbagai souvenir khas Batak Toba di kios Huta Siallagan ini pun beragam, mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 1.000.000.

Jika di Huta Siallagan masih dirasa kurang untuk mencuci mata, destinasi tempat belanja lain yang terdapat di Samosir adalah Desa Tomok. Tak jauh berbeda, Desa Tomok juga menghadirkan beragam fashion khas Batak Toba.

Nervi, owner dari Toko Mama Yola menjual kain tenun ulos Batak yang bisa digunakan sebagai sarung maupun selendang.

“Oleh-oleh khas Batak Toba yang terdapat di sini tuh ada tenunan yang bisa digunakan untuk sarung dan selendang dengan motif ulos khas Batak. Kalau mau yang lebih santai, ini ada kaos dengan motif gorga yang memiliki arti penangkal bala,” ucapnya sambil menunjukkan produk.

Diketahui, gorga Batak Toba merupakan seni ukir pahat yang biasanya terdapat di bagian luar rumah adat Batak dengan campuran warna merah, hitam dan putih.

(cr34/tribun-medan.com)

Update berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved