Berita Viral

SOSOK Pegawai PN Depok Todongkan Pistol ke Warga, Terancam Dipecat Tidak Hormat, Korban Dianiaya

Pria di dalam video tersebut merupakan pegawai staf kepaniteraan PN Depok yang berinisial DNO. DNO menggunakan senpi jenis airsoft gun. 

Instagram
SOSOK Pegawai PN Depok Todongkan Pistol ke Warga, Terancam Dipecat Tidak Hormat, Korban Dianiaya 

Kronologi pegawai PN Depok todongkan pistol ke warga 

Kapolsek Bojongsari Kompol Yefta Ruben Hasian Aruan membeberkan kronologi awal petugas kepaniteraan PN Depok menodongkan pistol ke warga di Bojongsari, Sawangan, Kota Depok

Kejadian bermula ketika korban, Sartono menanyakan soal pembongkaran bangunan di sebelah rumah DNO di Kelurahan Pondok Petir, Bojongsari, Depok, Jawa Barat. 

Sartono merupakan tetangga korban yang juga petugas keamanan di wilayah tersebut. 

Keduanya saling mengenal. 

Baca juga: Real Madrid vs Atalanta, Carlo Ancelotti Andalkan Kylian Mbappe, Ambisi Raja Piala Super Eropa

"Kronologis awalnya, korban menemui terlapor di kediamannya kemudian menanyakan tentang pembangunan dari saung atau pembangunan yang berada di rumah pelaku," kata dia, dikutip dari KompasTV, Senin (12/8/2024). 

Namun, saat korban menanyakan kapan saung tersebut akan dibongkar, pelaku justru mengambil pistol dan menodongkannya. 

Hasil pemeriksaan polisi, DNO menggunakan senpi jenis airsoft gun. 

Selain menodongkan airsoft gun, Yefta mengatakan bahwa pelaku juga melakukan penganiayaan dan pengancaman terhadap korban. 

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka ringan di bagian pelipis kanan dan dahinya. 

"Pelaku sudah kita amankan dan kita mintai keterangan," kata Yefta. 

Pihak kepolisian juga menyita barang bukti seperti air softgun dan rekaman CCTV. 

Sementara itu, Sartono yang merupakan petugas keamanan asrama yatim piatu di wilayah Pondok Petir mengatakan, aksi penodongan senjata api terjadi ketika dirinya hendak menyampaikan surat pemberitahuan rencana pembongkaran bangunan. 

"Saya menanyakan data sesuai pembongkaran saung mereka. Saya kira dia masuk (ke rumah) mau mengeluarkan data. Ternyata, pas keluar langsung ngeluarin pistol," kata korban, masih dikutip dari sumber yang sama.

Ia mengaku mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya karena dipukul menggunakan pistol. 

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved