Polres Simalungun

Sesosok Mayat Gegerkan Warga di Saluran Air Dolok Malela, Ini Penjelasa Kapolsek Bangun

Polsek Bangun Polres Simalungun mengevakuasi jenazah seorang wanita bernama Mega Pertiwi (32) yang ditemukan di Tali Air Irigasi di perbatasan Huta II

Editor: Arjuna Bakkara
IST
Polsek Bangun Polres Simalungun mengevakuasi jenazah seorang wanita bernama Mega Pertiwi (32) yang ditemukan di Tali Air Irigasi di perbatasan Huta II Nagori Bandar Siantar dan Huta IV Nagori Dolok Malela. 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIMALUNGUN-Polsek Bangun Polres Simalungun mengevakuasi jenazah seorang wanita bernama Mega Pertiwi (32) yang ditemukan di Tali Air Irigasi di perbatasan Huta II Nagori Bandar Siantar dan Huta IV Nagori Dolok Malela.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Sumardi, seorang petani setempat, yang mencium bau tidak sedap saat melintas di area tersebut.

Mega ditemukan dalam kondisi telanjang dan mulai membusuk, terjepit di antara dedaunan dan sampah yang menggenang.

Keluarga Mega mengonfirmasi bahwa dia menderita epilepsi selama dua tahun terakhir, yang diduga menjadi penyebab kematiannya.

Menurut keluarganya, Mega terakhir terlihat pada 9 Agustus 2024 setelah mengantarkan anaknya ke sekolah.

Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga pihak keluarga menerima kematiannya sebagai akibat dari penyakit epilepsi dan memutuskan untuk tidak melakukan autopsi.

Kapolsek Bangun, AKP Esron Siahaan, menegaskan bahwa kasus ini ditutup sebagai non-pidana, mengingat tidak adanya indikasi kekerasan.

Evakuasi jenazah dilakukan dengan lancar berkat kerja sama antara polisi dan masyarakat setempat, serta petugas medis dari Puskesmas Bandar Siantar.

" Jenazah Mega Pertiwi kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,"ujarnya.(jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved