Pemko Medan
Wakil Wali Kota Medan Ingin Pelaku Usaha Dipermudah, Berinvestasi Melalui Manfaat Digitalisasi
Pemko Medan terus mendorong pemanfaatan digitalisasi guna mempermudah para pelaku usaha dalam berinvestasi di Kota Me
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Dedy Kurniawan
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Pemko Medan terus mendorong pemanfaatan digitalisasi guna mempermudah para pelaku usaha dalam berinvestasi di Kota Medan. Sehingga kedepannya semakin banyak investor yang akan berinvestasi di Kota Medan.
Baca juga: PKS Buka Poros Baru, Majukan Anggota DPR RI Hidayatullah di Pilwalkot Medan
Baca juga: Kahiyang Ayu Bagikan Bingkisan untuk Anak Stunting saat Peringatan HAN di Medan Petisah
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman ketika mewakili Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat membuka Bimbingan Teknis LKPM diadakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan, di Hotel Four Point, jalan Gatot Subroto Medan, Selasa (30/7).
"Kami terus mendorong agar Perangkat Daerah melakukan digitalisasi.
Tujuannya agar memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelaku usaha dalam berinvestasi,"kata Aulia Rachman dihadapan para peserta Bimtek yang merupakan pelaku usaha di kota Medan.
Dalam acara itu, Aulia Rachman menyampaikan dengan sistem yang dibangun saat ini, Pemko Medan berusaha agar segala urusan perizinan dilakukan secara digital tanpa perlu lagi bertatap muka.
Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Ingin Ledakkan Dua Gereja, Pria Inisial HOK Berusia 19 Tahun
Hal tersebut tidak saja hanya memudahkan masyarakat, namun juga menimbulkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah.
"Pada prinsipnya kami berkomitmen untuk mempermudah segala bentuk pengurusan perizinan dengan tetap berpegang kepada peraturan yang ada. Karena kami ingin pelaku usaha ini memiliki kepercayaan penuh kepada Pemerintah,"ujar Aulia Rachman.
Baca juga: IPTU Rudiana Akhirnya Ungkap CCTV di TKP Vina dan Eky Tewas, Pantas tak Ditunjukkan: Tidak Jelas
Sebelumnya Kepala DPMPTSP Kota Medan, Nurbaiti Harahap dalam laporanya mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan bimtek ini adalah untuk memberikan penjelasan, pengarahan, dan pelatihan kepada pelaku usaha tentang teknis pengawasan dan pelaporan LKPM secara online.
Baca juga: Kompak Korupsi APD Covid 19, Rekan Kadinkes Sumut Alwi Mujahit Hasibuan Juga Dituntut 20 Penjara
"Melalui kegiatan ini kami juga ingin terlaksana fasilitasi penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha melalui koordinasi yang terintegrasi antara Pemerintah Pusat, Daerah serta lembaga terkait lainya,"jelas Nurbaiti Harahap.
Bimtek yang berlangsung selama satu hari tersebut diikuti sebanyak 150 pelaku usaha yang terdiri dari berbagai sektor diantaranya sektor pariwisata, sektor perdagangan, sektor industri, sektor kesehatan, UMKM dan sektor lainya.
"Nantinya para peserta akan mendapatkan materi dari narasumber yang telah kita hadirkan, dan dapat langsung bertanya terkait dengan permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku usaha di kota Medan,"pungkasnya.
(Cr5/tribun-medan.com)
| Kebijakan WFA Untuk ASN, Pemko Medan Masih Tunggu SE dari Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Antisipasi Kehilangan, Kendaraan Roda Dua Wajib Tunjukkan STNK Di Parkiran Taman Cadika |
|
|---|
| Pengerjaan Underpass HM Yamin Baru Selesai 50 Persen, Ditargetkan Selesai Akhir Tahun ini |
|
|---|
| Pemko Medan Buka Peluang WNA Singapore untuk Berinvestasi di Medan |
|
|---|
| Pemko Medan Juara Grup A dan Lolos ke Semifinal setelah Pesta Gol 6-0 dari Pemko Sibolga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wakil-Wali-Kota-Medan-H-Aulia-Rachman-ketika-mewakili-Wali-Kota-Medan-Bobby.jpg)