Berita Medan

12.886 Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sumut Ikuti AKGTK Madrasah 2024

AKGTK ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari Senin, 24 Juni sampai Rabu, 26 Juni 202 di banyak titik pada setiap Kabupaten Kota se-Sumatera Utar

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
HO
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Erwin Pinayungan Dasopang, beserta rombongan melakuan pemantauan pelaksanaan AKGTK 2024. (HO) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 12.886 orang tenaga pendidikan di Sumut mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2024.

Peserta AKGTK Sumatera Utara tahun 2024 berjumlah 12.886 orang yang terdiri dari Pengawas Madrasah, Kepala dan Tenaga Pendidik Madrasah baik PNS maupun Non PNS, dengan perincian Pengawas Madrasah terdiri dari 178 orang, Kepala Madrasah 2.823 orang, sisanya sebanyak 9.865 orang dari Tenaga Pendidik dan yang menjadi Tempat Asesmen Kompetensi (TAK) ada 124 titik yang tersebar di 32 Kabupaten Kota se-Sumatera Utara.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Erwin Pinayungan Dasopang, beserta rombongan, didampingi KASI Penmad, Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Kab. Deli Serdang Drs Sucipto Gito Siswanto, MM & Kepala MAN 2 Deli Serdang Muhammad Syukur Harahap, MA melaksanakan monitoring Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2024.

AKGTK ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari Senin, 24 Juni sampai Rabu, 26 Juni 202 di banyak titik pada setiap Kabupaten Kota se-Sumatera Utara.

Adapun tujuan pelaksanaannya adalah untuk memetakan kompetensi masing-masing peserta sehingga tidak ada hasil lulus atau tidak lulus. 

Seluruh peserta diharapkan mengerjakan asesmen sesuai dengan kemampuan masing-masing sehingga hasil pemetaan menjadi valid dan akurat.

"Guru dan Tenaga kependidikan itu bagaikan teko air yang mana sebelum mengisi air pada gelas-gelas maka terlebih dahulu harus diisi, maka melahirkan siswa hebat harus dimulai dari yang melahirkannya, yaitu guru yang membimbing setiap hari. Alhamdulillah, guru-guru masih terus bersemangat untuk diuji kompetensinya seperti yang sedang berlangsung ini," ucap Erwin.

Kabid Pendidikan Madrasah berharap, melalui kegiatan AKGTK ini, kompetensi guru semakin meningkat serta para guru dan pengawas sedikit demi sedikit meninggalkan pola yang lama dan mengikuti pola-pola yang lagi trend saat ini.

Sementara itu, Kakanwil H. Ahmad Qosbi mengatakan pelaksanaan AKGTK ini merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa guru dan tenaga kependidikan kita memiliki kompetensi yang diperlukan untuk mendidik generasi masa depan.

Menurut Qosbi, dengan asesmen ini, kita dapat memetakan kemampuan para pendidik dan memberikan dukungan yang sesuai untuk peningkatan kualitas pendidikan.

"Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti asesmen ini dengan sungguh-sungguh sehingga hasilnya dapat digunakan untuk perbaikan dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Sumatera Utara dan Indonesia," imbaunya.

Diketahui, AKGTK tahun 2024 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, sebagai komitmen nasional untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan demi pendidikan yang lebih baik.

(cr26/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved