PIPAS Sumut Gelar Pertemuan di Pematangsiantar, Agung Krisna Singgung Judi Online

Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Sumatera Utara menggelar pertemuan rutin di Lapas Kelas IIA Pematangsiantar

Editor: Jefri Susetio
istimewa
Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Sumatera Utara menggelar pertemuan rutin di Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, Sabtu (22/6/2024). Adapun tujuan dari pertemuan ini untuk meningkatkan silaturahmi. 

TRIBUNMEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR - Dalam rangka menjalin silaturahmi, Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Sumatera Utara menggelar pertemuan rutin di Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, Sabtu (22/6/2024).

Adapun tema acara Perempuan Bersahaja, Perempuan Kreatif, Perempuan Berkarya di Era Milenial.

Acara ini juga dihadiri Kakanwil Kemenkumham Sumut, Agung Krisna selaku pelindung PIPAS Sumut.

Baca juga: Dharma Wanita Persatuan Pengayoman Kanwil Kemenkumham Sumut Gelar Workshop: Solid Berdaya Guna

 

"Bapak Presiden sudah membentuk Satgas Pemberantasan Judi Online. Saya minta kepada para Kepala UPT melakukan pengawasan terhadap seluruh anggotanya terkait judi online khususnya yang berdinas di lapas, rutan agar tidak menjadi korban," ujar Agung Krisna saat memberikan kata sambutan.

Agung Krisna menambahkan, dalam menjalankan kerja, sangat penting untuk implementasi prinsip Tri Hita Karana dalam kehidupan bermasyarakat.

Agar menciptakan keharmonisan antara hubungan dengan manusia, hubungan dengan alam dan hubungan dengan Tuhan.

Ia juga menyoroti isu serius terkait judi online yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

Lebih lanjut ia bilang judi online berdampak serius terhadap kantor dan bisa sebabkan masalah tambahan. Seperti pinjaman online dan pinjaman koperasi.

Dia juga mengapresiasi semangat luar biasa dari anggota PIPAS yang menempuh perjalanan jauh untuk hadir dalam acara ini.

"Semoga dengan kegiatan PIPAS ini terjalin silaturahmi yang baik, walaupun jauh, ada yang perjalanan 18 jam ke sini. Tapi semangatnya siang hari ini luar biasa," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan PIPAS ini memiliki dampak positif bagi para suami yang bertugas di pemasyarakatan.

"Kegiatan Ibu-ibu PIPAS ini berdampak kepada Bapak-bapak karena PIPAS harapan kami mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi di Pemasyarakatan," jelas Agung Krisna.

Dalam sambutannya, Ny. Ari Krisna selaku Pembina PIPAS Sumatera Utara mengajak seluruh anggota PIPAS untuk bersama-sama membangun paguyuban yang solid dan kreatif.

"Marilah kita bersama-sama membangun Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) yang solid, berdaya guna, dan penuh kreativitas. Semoga dengan kerja keras dan kebersamaan, kita dapat memberikan kontribusi yang nyata dan bermanfaat bagi organisasi, keluarga, dan masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Kanwil Kemenkumham Sumut Bagikan 400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Berikut Penjelasannya

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved