Berita Viral
VIRAL Ayah Rudapaksa 3 Anak, Paksa Putrinya Berhenti Sekolah Hingga Kelaparan
Mereka juga mengelola kebun milik orang tua pelaku. Pelaku beraksi saat sang ibu pergi bekerja atau tengah malam saat semuanya sedang tidur.
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang | Editor: Septrina Ayu Simanjorang
TRIBUN-MEDAN.com - Viral seorang pria di Jambi rudapaksa 3 anaknya.
Tak hanya dirudapaksa, ia juga memaksa putrinya berhenti sekolah dan dipaksa bekerja.
Selain itu, anak-anaknya juga kelaparan tak dibolehkan pulang jika tak membawa hasil brondolan sawit.
Kesaksian sang istri pun viral di media sosial.
Ia memiliki 4 orang anak, diantaranya 1 laki-laki dan 3 anak perempuan.
Baca juga: BEREDAR Isu Emas Ilegal Terkait Kasus Korupsi 109 Ton Emas Antam,Yustinnus Bantah Bea Cukai Terlibat
Anak pertama yang menjadi korban berumur 16 tahun dan tinggal bersama sang nenek di Tebing Tinggi.
Sementara 2 anak lain yang juga dirudapaksa adalah anak kedua 12 tahun, dan anak ketiga 11 tahun.
Diceritakan sang ibu, ia beserta suami dan 3 anaknya tinggal di kebun sawit dan jauh dari pemukiman penduduk.
Sehari-hari, mereka bekerja mengumpulkan brondolan sawit di Merlung, Jambi.
Baca juga: Ramalan Zodiak 2 Juni 2024, Gemini Waspadai Pertengkaran, Cancer Mungkin Akan Kesepian
Pelaku beraksi saat sang ibu pergi bekerja atau tengah malam saat semuanya sedang tidur.
Bahkan pernah pelaku merudapaksa anaknya disebelah anaknya yang lain dengan alasan memijat anaknya yang sudah lelah bekerja.
Korban diancam jika melapor, sang ibu akan dibunuh.
Kejadian ini terbongkar pada Januari 2024.
Hal itu diungkap ibu korban dalam Facebook Dina Silalahi Pejuang Kanker.
"Pertama saat tidur jam 1 malam kulihat anakku sudah tidur di kamar yang lain, kulihat bapaknya tidak ada lagi di sebelahku. Rupanya sudah ke kamar anakku, dibuka celananya," kata sang ibu, L Napitupulu dalam bahasa Batak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pencabulan_remaja-15-tahun-dicabuli-3-waria.jpg)