Polres Pematangsiantar

Dua Orang Tewas Laka Lantas di Depan Universitas Nommensen, Satlantas Polres Pematangsiantar Cek TKP

-Sat lantas Polres Pematangsiantar Cek TKP laka Lantas dimana Satu mobil menabrak dan menyeret tiga pria di depan Universitas Nommensen Kota Pematangs

Editor: Arjuna Bakkara
IST
Sat lantas Polres Pematangsiantar Cek TKP laka Lantas mobil yang menabrak dan menyeret tiga pria di depan Universitas Nommensen Kota Pematangsiantar. 

TRIBUN-MEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR-Sat lantas Polres Pematangsiantar Cek TKP laka Lantas dimana Satu mobil menabrak dan menyeret tiga pria di depan Universitas Nommensen Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut).

Kejadian tersebut terjadi Pada hari Kamis, 02 Mei 2024 sekira pukul 03.30 WIB di Jalan  Sangnawaluh tepatnya di depan Universitas Nomensen Kel Siopat Suhu Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar.


Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Gabriellah SH SIK mengatakan, akibat kejadian tersebut dua orang dilaporkan tewas, sedangkan satu korban lainnya mengalami luka berat.

Ketiga korban, yakni MJ (19), AS (20) dan AS (19).

Adapun korban tewas, adalah MJ dan AS." Dan untuk luka berat ASS katanya,"Jumat (3/5/2024).

Kasat menyebut Kecelakaan itu berawal saat mobil yang dikemudikan pelaku melaju dari arah Megaland menuju arah Universitas Nomensen.

Setibanya di depan halte universitas itu, mobil tersebut menabrak bagian belakang sepeda motor yang tengah parkir Pada saat kejadian, sepeda motor itu telah diduduki oleh korban AS.

Hal tersebut menyebabkan AS terlempar dan mengalami luka-luka.Tak sampai di situ, mobil tersebut kembali menabrak dua korban lainnya yang saat itu tengah duduk di pinggir jalan.

Lokasi duduk para korban berjarak sekitar satu meter dari sepeda motor yang awalnya ditabrak. Setelah itu, mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan menyeret korban MJ serta A S.

"Korban MJ terseret sekitar 12 meter dengan kondisi luka-luka dan meninggal dunia, sedangkan AS tetap terseret mobil tersebut ke arah Jalan Suprapto masuk ke Jalan Ahmad Yani dan AS terlepas dari seretan mobil tersebut sekitar 30 meter setelah lewat rel kereta api Jalan Patuan Anggi dengan kondisi meninggal dunia,"ujar Kasat Lantas.

Kasat Lantas juga menyebut pihaknya tengah menyelidiki kecelakaan itu. Selain itu, pengemudi mobil tersebut juga tengah diburu dan untuk kasus ini masih dalam penyidikan Sementara itu pelaku juga masih dalam pengejaran dibantu oleh tim opsnal dari satreskrim,Polres Pematangsiantar.(Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved