Viral Medsos

Kepergok Mesum di Sekolah, 2 Guru di Gunungkidul Dipecat, Ternyata Keduanya Sudah Menikah

Hal itu tersebut pun dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar.

|
Editor: Satia
Ho/ Tribun-Medan.com
Ilustrasi guru kepergok mesum 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kepergok mesum di sekolah, 2 guru di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta dipecat.

Sepasang guru yang mesum ini ternyata sama-sama sudah menikah.

Kedua Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ini selingkuh di sekolah.

Baca juga: Kesal Hubungannya Tak Direstui Ortu Karena Hamil Duluan, Wanita di Jepara Buang Bayinya ke Sungai

Akibat perbuatannya, kedua guru ini mendapatkan sanksi tegas.

Surat pemecatan keduanya telah ditandatangani Bupati Gunungkidul.

"Hari ada dua orang yang saya pecat karena melakukan pelanggaran disiplin," ujar Bupati Gungungkidul, Sunaryanta usai pelaksanaan Rapat Koordinasi Pejabat di Ruang Handayani, pada Rabu (27/3/2024).

Hal itu tersebut pun dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar.

Ia mengatakan, pemecatan itu ditujukan kepada dua guru berstatus PPPK yang melakukan tindakan asusila beberapa waktu lalu.

Baca juga: DETIK-DETIK Pria Terekam CCTV Curi Tas Jemaah di Masjid, Pura-pura Ikut Salat Cari Kesempatan

Kebijakan itu diambil berdasarkan surat keputusan (SK) Bupati. Di mana, pemecatan berlaku 15 hari setelah diterimanya surat pemecatan.

"Dan, apabila ada upaya merasa keberatan itu bisa mengajukan (keberatan) 14 hari setelah diterima,"tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Status, Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai BKPPD Gunungkidul, Sunawan mengatakan, proses pemecatan dilakukan sudah sesuai aturan mulai dari laporan dari dinas terkait, BKKPD, hingga rekomendasi dari Bupati.

"Jadi sesuai keputusan Bupati hari ini diputuskan untuk memutuskan hubungan kerja kedua PPPK tersebut," urainya.

Kata Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul

Saat dikonfirmasi, Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul pun membenarkan adanya kejadian ini.

"Laporan sudah ditindaklanjuti dinas dengan pemanggilan yang bersangkutan untuk klarifikasi dan pembinaan. Yang bersangkutan mengakui dan menyesali. Hasil klarifikasi akan kami laporkan ke pimpinan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul , Nunuk Setyowati, saat dikonfirmasi pada Rabu (24/1/2024).

Baca juga: MENOHOK! Alasan Ganjar ‘Ogah’ Gabung Jadi Menteri Prabowo-Gibran : Lebih Baik Berada di Luar

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved