Berita Viral

GEGER Bocah 8 Tahun Tewas Tersedot Pipa di Kolam Renang Hotel, Evakuasinya Berjalan Mengerikan

Geger seorang bocah 8 tahun tewas tersedot pipa di kolam renang hotel. Evakuasi bocah tersebut pun berjalan mengerikan.

Editor: Liska Rahayu
Pixabay
Ilustrasi tenggelam 

TRIBUN-MEDAN.com - Geger seorang bocah 8 tahun tewas tersedot pipa di kolam renang hotel.

Evakuasi bocah tersebut pun berjalan mengerikan.

Bocah malang berjenis kelamin perempuan tersebut meninggal dunia setelah tubuhnya masuk ke dalam pipa selebar 30-40 cm di kolam renang sebuah hotel di Houston, Texas, Amerika Serikat.

Peristiwa nahas itu tepatnya terjadi pada Sabtu (23/3/2024) lalu.

Sang ibu, Jose Daniela Jaico Ahumada menggugat hotel tersebut pada Senin (25/3/2024) lantaran pipa yang lebar di kolam tersebut tidak dilindungi dengan pengaman.

Sebagaimana diberitakan ABC News pada Rabu (27/3/2024), kematian Aliyah Jaico diputuskan karena tenggelam secara tidak sengaja oleh Institut Ilmu Forensik Harris County.

Baca juga: Golkar Sumut Kirim Hasil Evaluasi Calon Kepala Daerah yang Akan Diusung di Pilkada 2024

Baca juga: Justin Hubner Umbar Pujian Atas Kehadiran ke Jay Idzes dan Nathan di Timnas Indonesia

Gadis tersebut tenggelam hingga menyebabkan kematian.

Namun laporan otopsinya masih menunggu keputusan.

Polisi mengatakan gadis itu ditemukan di dalam pipa besar di area kolam dan dinyatakan meninggal oleh paramedis.

"Mereka harus memecahkan beton untuk mengeluarkannya, memotong pipa, dan itu benar-benar mengerikan," kata Richard Nava, pengacara ibunya, pada konferensi pers Selasa kemarin.

Ilustrasi tenggelam
Ilustrasi tenggelam (Pixabay)

Diketahui, keluarga tersebut menginap di Doubletree by Hilton Houston Brookhollow, yang disebut sebagai tergugat dalam gugatan tersebut bersama dengan Hilton Worldwide Holdings.

Juru bicara Hilton mengatakan mereka sangat sedih atas kematian gadis itu dan menyatakan bahwa properti tersebut dimiliki dan dioperasikan secara independen oleh pihak ketiga.

Juru bicaranya mengatakan bahwa Hilton belum menerima tuntutan hukum dan tidak mengomentari proses pengadilan yang menunggu keputusan.

Kantor hukum yang menurut juru bicara Hilton mewakili kepemilikan hotel tidak segera menanggapi permintaan komentar pada hari Selasa.

Ahumada mengatakan dalam gugatannya bahwa dia menyewa kamar tersebut agar keluarganya dapat seharian berenang, yang jadi aktivitas paling disukai Aliyah.

Sumber: TribunNewsmaker
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved